SERANG, TitikNOL - Pemerintahan Provinsi atau Pemprov Banten kejar peluang 1,2 juta lowongan kerja di luar negeri, dengan menyiapkan Sumber Daya Manusia atau SDM yang dibutuhkan.
Untuk memenuhi lowongan kerja di luar negeri tersebut, Pemprov Banten melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Banten menyiapkan program.
Kepala Disnakertrans Banten Septo Kalnadi mengatakan, kebutuhan lowongan kerja di luar negeri mencapai 1,2 juta orang orang.
Untuk menangkap peluang tersebut, kata Septo Kalnadi, pihaknya menyiapkan calon naker dengan menggandeng pondok pesantren.
"Kenapa menggandeng ponpes, karena banyak dari santri yang memiliki kemampuan bahasa negara tujuan," kata Septo Kalnadi, Kamis, 17 Juli 2025.
Dia menjelaskan, mereka yang dari pesantren dengan kemampuan bahasa itu akan dibekali skill yang dibutuhkan.
"Kebutuhan kerja di luar negeri itu, salah satu kendalanya adalah bahasa. Nah, dari pesantren punya kemampuan itu, hanya tinggal dilatih skill," ujarnya.
Selain menggandeng ponpes, kata dia, pihaknya juga merekrut para alumni balai latihan kerja (BLK).
"Kalau ada yang alumni BLK ini, sudah tidak punya skill hanya tinggal melatih bahasa," katanya.
Selain Timur Tengah, negara yang membuka lowongan kerja di luar negeri adala Turki dan beberapa negara lainnya.
"Kami akan selalu mulai dengan melakukan pelatihan, bahasa untuk alumni BLK dan bahasa untuk yang dari pesantren," ucapnya. (ADV)
6 Tips Pentingnya Perawatan Kulit Wajah Selama Penerbangan
Kembangkan Jaringan 6G, Operator Korsel Gandeng Nokia dan Ericsson
Teknologi Jaringan 5G Akan Datang Dalam Waktu Dekat
Manajemen Aset Pemprov Banten Terbaik se-Indonesia
4 Tersangka Kasus Kredit Kapal BJB Syariah Segera Disidangkan
Kota Serang Diguyur Hujan, 50 Titik Tergenang Air
Spesifikasi Bocor, Nokia 8 Diindikasikan Meluncur dalam Waktu Dekat
Perdana, Smartphone Xiaomi Redmi 4A Buatan Indonesia Telah Dirilis