Bapenda Banten Optimis Pendapatan Daerah Capai Target Rp10 Triliun

Ilustrasi. (Dok: Radar Banten)
Ilustrasi. (Dok: Radar Banten)

SERANG, TitikNOL – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, optimis pendapatan daerah bakal capai target hingga Rp10.780.693.620.376,00, dengan mengoptimalkan pelayanan pembayaran pajak daerah.

Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari mengatakan, situasi pandemi bukan menjadi penghalang Pemprov Banten dalam melakukan inovasi layanan untuk memaksimalkan pendapatan daerah.

Menurutnya, pelayanan publik menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Sehingga, pelayanan harus tetap dapat dilaksanakan secara baik dengan melaksankan protokol kesehatan.

“Bapenda Provinsi Banten melakukan berbagai upaya intensifikasi pendapatan daerah untuk mencapai target sebesar Rp10.780.693.620.376,00,” katanya kepada TitikNOL, Senin (23/11/2020).

Ia menjelaskan, salah satu upaya untuk mengoptimalkan pelayanan pembayaran pajak daerah, Pemprov Banten membuka pelayaan di 12 Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD. PPD) dan 44 Gerai Samsat.

“Khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang pelayanannya dilakukan melalui 12 UPTD. PPD dan 44 Gerai Samsat yang terdiri atas 25 gerai di wilayah hukum Polda Banten dan 19 gerai di wilayah hukum Polda Metro,” jelasnya.

Salah satu untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, kata Opar, Pemprov Banten menyediakan pembayaran pajak melalui ATM Bank Banten dan BJB, serta minimarket. Selain itu juga bisa melalui aplikasi e-Samsat Banten, Samsat Online Nasional, OVO dan Link Aja.

“Sejalan dengan itu, tes swab terhadap pegawai di lingkungan Bapenda Banten dilakukan secara berkala. Banten Mantapkan Ketahan Bersama, Lawan Covid-19,” tukasnya. (ADV)

Komentar