Tingkatkan Kesejahteran, Pemkab Serang Ajak Buruh Jaga Investasi

Fotropomda Kabupaten Serang saat menggelar hari buruh.
Fotropomda Kabupaten Serang saat menggelar hari buruh.

SERANG, TitikNOL - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Nanang Supriatna mengajak para buruh untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan investasi yang ada di Kabupaten Serang.

Ajakan disampaikan Nanang saat memeringati May Day 2024 atau Hari Buruh Internasional di Lapangan Cikande Modern, pada Rabu 1 Mei 2024.

"Jaga keberlangsungan usaha investasi di Kabupaten Serang pesan Ibu Bupati Serang, agar buruh jaga situasi yang kondusif investasi jangan sampai ada pengusaha yang hengkang dari Kabupaten Serang," kata Nanang.

Menurut Nanang, ada dampak positif jika para buruh bisa menjaga keberlangsungan para investor yang berinvestasi di Kabupaten Serang dengan baik.

Dengan loyalitas buruh, kata dia, dan pengusaha yang di naungi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Serang, maka nilai investasi akan lebih tinggi.

"Garis lurusnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh dan masyarakat," jelasnya.

"Saya berharap kondisi investasi di Kabupaten Serang bisa berjalan dengan baik. Karenanya, ada 3 elemen meliputi buruh, pengusaha dan pemerintah jika dijaga keharmonisannya," sambung Nanang.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami menambahkan, loyalitas buruh dan pengusaha yang di naungi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Serang, maka nilai investasi akan lebih tinggi.

"Garis lurusnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh dan masyarakat," tuturnya.

Di sisi lain, Sekretaris DPC KSPSI Kabupaten Serang Heri Susanto menyebutkan jika 3 unsur bersinergi diyakini dapat meningkatkan ikim investasi di Kabupaten Serang.

"Sehingga bisa mensejahterakan masyarakat bukan hanya buruh tetapi masyarakat Kabupaten Serang umumnya," ungkapnya.

Menurutnya, kesejahteraan buruh sejauh ini mulai meningkat. Hal itu berkat adanya kebijakan Pemkab Serang yang pro terhadap pekerja.

"Saat ini kesejahteraan buruh juga sudah mulai meningkat sedikit demi sedikit," tutupnya. (Adv)

Komentar