Gelar KKM, Mahasiswa Uniba Bentuk Ketot di Curug

Tanam pohon pertama sebagai simbolis pengesahan pembentukan kelompok tanaman obat tradisional (Ketot) di kampung Cidadap, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Cirug, Kota Serang, Minggu (29/7/2018). (Foto: TitikNOL)Tanam pohon pertama sebagai simbolis pengesahan pembentukan kelompok tanaman obat tradisional (Ketot) di kampung Cidadap, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Cirug, Kota Serang, Minggu (29/7/2018). (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Rektor Universitas Bina Bangsa (Uniba) Furtasan Ali Yusuf, tanam pohon pertama sebagai simbolis pengesahan pembentukan kelompok tanaman obat tradisional (Ketot) di kampung Cidadap, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Cirug, Kota Serang, Minggu (29/7/2018).

Kelompok Ketot ini membudidaya tanaman obat tradisional yang ada disekitar kampung, seperti jahe merah dan lain sebagainya.

Ketot tersebut sudah dibentuk beberapa hari yang lalu oleh mahasiswa yang melakukan kuliah kerja mahasiswa (KKM) kelompok 10 bertempatan di kelurahan Tinggar.

Pria yang sering disapa Fay tersebut mengapresiasi hasil kerja magasiswa yang melakukan KKM di Kelurahan Tinggar.

"Harus seperti ini membuat sesuatu yang berguna untuk masyarakat," kata Fay saat memeriksa tanaman obat tradisional yang ditanam mahasiswa.

Fay juga berencana memberikan modal untuk membudidayakan tanaman obat. Karenanya itu yang pertama yang dilakukan mahasiswanya saat melakukan KKM.

"Nanti kalau sudah berjalan dengan baik, mudah-mudahan saya bisa memberikan modal untuk mengembangkan budidaya ini, " ujarnya.

Dia juga berharap, agar masyarakat mampu meneruskan hasil kerja yang dilakukan oleh mahasiswanya selama melakukan Kuliah kerja mahasiswa (KKM), karanya itu sesuatu hal yang paling berharga.

"Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat sudah menerima mahasiswa Bina Bangsa. Saya berharap apa yang dikerjakan mahasiswa di sini dengan tujuan yang baik, semoga Ketot ini bisa diteruskan oleh masyarakat di sekitar sini, " terangnya. (Tolib/TN1)

Komentar