8 Hal yang Menandakan Konsumsi Gula Berlebihan

Ilustrasi konsumsi makananmanis. (Dok: Tempo)Ilustrasi konsumsi makananmanis. (Dok: Tempo)

TitikNOL - Tidak bisa dipungkiri, makanan manis memang lezat dan membuat ketagihan. Tapi, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebihan bisa memicu berbagai penyakit kronis.

Kendati demikian, makanan manis tetap jadi favorit banyak orang di dunia. Lalu, bagaimana cara mengetahui jika Anda sudah terlalu banyak mengonsumsi gula? 

Berikut adalah delapan tanda dari tubuh bahwa konsumsi gula harian sudah berlebihan, sehingga Anda bisa melakukan tindakan dengan mengurangi konsumsi agar tubuh tetap sehat, seperti dikutip Self:

1. Selalu ingin makanan manis
Semakin banyak gula yang Anda konsumsi, semakin banyak Anda menginginkannya. “Itu seperti lingkaran setan, semakin banyak seseorang mengonsumsi gula, maka keinginan makan manis akan semakin tinggi,” kata Brooke Alpert, penulis buku “The Sugar Detox: Lose Weight, Feel Great and Look Years Younger”. 

Hal ini terjadi bukan karena indera perasa di lidah sudah beradaptasi dengan rasa manis, tapi karena perasaan bahagia yang diberikan oleh makanan manis, sama kuatnya seperti seseorang yang kecanduan obat-obatan terlarang.

2. Lemas
Saat tubuh menerima asupan gula, insulin akan mengubah gula menjadi energi yang memicu semangat dan menyebabkan gula darah meningkat. Namun, ketika gula ‘habis’ diproduksi, perasaan bersemangat itu juga hilang. Tubuh pun terasa lemas. 

Jika sudah demikian, tubuh akan memerintahkan otak untuk mencari lebih banyak makanan manis. Padahal, jika hanya mengonsumsi gula, tubuh berarti kekurangan protein dan serat.

3. Masalah kulit
“Kelebihan konsumsi gula bisa menimbulkan peningkatan hormon yang bisa memicu gangguan kulit, seperti ruam atau jerawat,” kata Dr. Rebecca Kazin dari Washington Institute of Dermatologic Laser Surgery. 

Tidak hanya itu, makan gula terlalu banyak juga bisa langsung terlihat pada kulit. Diantaranya, kulit tampak kusam, berminyak, bahkan berjerawat.

4. Gangguan mood
Gula, di satu sisi memang membuat bersemangat, tapi saat gula darah turun, suasana hati pun bisa ikut murung. Selain itu, energi yang rendah juga bisa membuat mood semakin buruk. 

5. Berat badan bertambah
Ini menjadi gejala yang ditakuti banyak orang, pasalnya konsumsi gula tinggi bisa menyebabkan penambahan berat badan. Tidak hanya itu, saat tubuh memproduksi terlalu banyak insulin untuk mengolah gula, dalam jangka waktu terlalu lama, imbas lainnya adalah diabetes. 

6. Menimbulkan karang gigi
Bukan hanya menimbulkan masalah kulit dan menambah berat badan, konsumsi gula terlalu banyak juga bisa menimbulkan karang gigi dan bisa menyebabkan gigi berlubang.

7. Sulit konsentrasi
Saat tubuh terlalu banyak mengonsumsi gula, secara langsung gula darah akan meningkat drastis dan turun secara drastis pula. Akibatnya, otak akan ‘berkabut’ dan sulit fokus pada berbagai hal. Jika hal ini terus berlanjut, risiko demensia dini ikut meningkat.

8. Lidah kebal
Terlalu banyak mengonsumsi gula akan membuat lidah kebal terhadap makanan manis. Akibatnya, Anda akan terus menambah gula karena lidah merasa ‘kurang manis’.

 

 

 

 

 

 

Sumber: www.cnnindonesia.com

Komentar