TitikNOL - Bumbu dapur, seperti namanya, seringkali dimanfaatkan untuk keperluan dapur yaitu memasak. Berbagai jenis masakan semakin terasa kelezatannya dengan perpaduan bumbu-bumbu dapur yang pas. Namun, siapa sangka kalau bumbu yang dipakai untuk menambah cita rasa masakan juga dapat bermanfaat bagi kesehatan.
Berikut ini beberapa bumbu dapur yang sering kita pakai untuk memasak sekaligus memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
1. Bawang putih
Bawang putih memiliki aroma menyengat yang khas. Hal ini dikarenakan kandungan zat alicin di dalamnya yang ternyata memiliki sifat antiseptik dan antibakteri. Manfaat yang cukup ampuh adalah bawang putih sering dipakai untuk mengobati flu dan gejala yang menyertainya.
Tidak hanya itu, bawang putih ternyata juga dapat membantu menurunkan jumlah kolesterol jahat dalam darah, menormalkan tekanan darah, dan menjaga kesehatan jantung.
2. Bawang merah
Kandungan flavonoid dan fenol dalam bawang merah dapat membantu meredakan peradangan dan menangkal radikal bebas.
Selain itu, dikatakan bawang merah juga berguna untuk menyeimbangkan kadar gula darah dan kolesterol. Hal ini didasarkan dari sebuah penelitian di Sudan pada penderita diabetes mellitus tipe 1 dan 2. Mereka yang rutin mengonsumsi bawang merah memiliki jumlah gula darah yang lebih normal dibanding yang tidak mengonsumsinya.
3. Lada
Lada sering dikenali dari aroma yang menyengat dan rasanya yang pedas. Akan tetapi, khasiatnya justru terletak pada rasa pedas yang menimbulkan kehangatan untuk tubuh. Kandungan kalium dalam lada dapat membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah.
Selain itu, lada juga merupakan sumber vitamin antioksidan yang dapat membantu tubuh menangkal radikal bebas dan membantu menurunkan risiko terkena kanker.
4. Pala
Selain digunakan untuk bumbu masakan, pala juga dikenal sebagai obat insomnia. Kandungan magnesium dalam pala dapat membantu mengurangi ketegangan saraf dan merangsang pelepasan serotonin, hormon yang menciptakan rasa rileks.
Disamping itu, pala ternyata dapat digunakan sebagai tonik yang mampu meluruhkan racun-racun tubuh yang tersimpan di hati atau ginjal.
5. Kunyit
Bagi para wanita mungkin sudah tidak asing lagi pada khasiat kunyit yang sering digunakan untuk meredakan rasa sakit saat menstruasi.
Sebenarnya, zat curcumin yang terkandung dalam kunyit tidak hanya mampu meredakan nyeri haid tapi juga sakit kepala, sakit perut, dan nyeri pada persendian. Selain itu, kunyit juga dapat dimanfaatkan untuk menambah nafsu makan.
6. Kencur
Ramuan dari kencur sudah menjadi resep turun-temurun yang sangat ampuh untuk meredakan batuk berdahak. Selain itu, ramuan kencur biasanya juga dipakai untuk melegakan tenggorokan dan menjaga pita suara agar tetap sehat.
Sifat antiinflamasi juga dimiliki oleh kencur sehingga dapat digunakan untuk obat radang beserta gejalanya seperti pembengkakan, demam, dan rematik.
7. Jahe
Jahe dikenal sebagai bahan yang memiliki khasiat sebagai anti peradangan yang mampu meredakan rasa nyeri. Air rebusan jahe juga sangat ampuh untuk mengatasi gejala masuk angin, seperti sakit kepala, kembung, mual, dan pegal-pegal.
Selain itu, jahe juga mengandung zat gingerol yang tinggi antioksidan sehingga memiliki peran untuk mencegah kanker. Bahkan dalam sebuah penelitian, gingerol ini dinilai mampu mencegah penyebaran sel tumor yang sudah tidak dapat dioperasi.
8. Serai
Serai memiliki aroma wangi yang cukup khas. Maka tidak heran kalau serai sering dimanfaatkan untuk menyegarkan ruangan sekaligus untuk menangkal nyamuk.
Selain itu, serai juga sangat baik untuk pencernaan karena bisa digunakan untuk mengatasi nyeri lambung dan diare. Efek analgesik serai juga dapat meredakan nyeri haid dan nyeri sendi. Kita bisa rutin mengonsumsinya bersama teh atau bisa juga dengan mengoleskan minyak serai.
Nah, itu tadi beberapa manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari bumbu dapur yang dekat dengan keseharian kita. Yuk, mulai kenali dan manfaatkan bumbu dapur untuk menjaga kesehatan tubuh kita.
Berita ini telah tayang di idntimes, dengan judul: 8 Jenis Bumbu Dapur yang Bermanfaat bagi Kesehatan, Apa Saja?