Cara Atasi Masalah Pencernaan saat Puasa

Ilustrasi. (Dok: Anneahira)
Ilustrasi. (Dok: Anneahira)

TitikNOL - Masalah kesehatan yang kerap ditemui tak sedikit orang pada awal bulan puasa adalah masalah pencernaan. Pada umumnya, masalah kesehatan tersebut meliputi rasa mual, nyeri maag yang mengakibatkan sakit kepada, perut kembung, bahkan diare.

"Pada hari pertama puasa, rasa mual biasanya hal yang biasa dirasakan kebanyakan orang. Penyebabnya karena makan terlalu banyak saat puasa. Selama 14 jam, kita tidak makan dan minum. Keadaan perut kosong dan tiba-tiba diisi oleh makanan yang banyak sekali. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada pencernaan," ujar dr. Epistel P. SImatupang, Sp.Pd-KGEH, spesialis penyakit dalam, pada edia gathering Penyakit Saat dan Sesudah Bulan Puasa dan Penatalaksanaannya di Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta, baru-baru ini.

Penting bagi perut untuk beradaptasi pada makanan yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga dianjurkan untuk tidak mengonsumsi banyak makanan saat berbuka puasa. Dr. Epistel juga menyarankan untuk tidak melewati saat sahur untuk menjaga metabolisme tubuh.

"Kalau malam, metabolisme tubuh kita melemah. Atau merasa bahwa masih terasa kenyang dari makan malam, ia menghindari waktu sahur. Saat seperti inilah yang bisa mengakibatkan rasa mual, perut kembung, sakit dan nyeri maag," sambungnya.

Menghindari makanan berlemak dan pedas saat sahur maupun berbuka puasa, sehingga bisa menghindari penyakit pencernaan yang biasa menyerang pada saat pencernaan.

"Cara mengatasinya ialah selalu makan saat sahur dan menghindari makan pedas, serta berlemak. Paling tidak perutnya bisa terisi sampai siang. Hindari makanan berlemak dan tingkatkan makanan yang berserat tinggi. Karena makanan yang berserat tinggi lebih lama efek kenyangnya," pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Sumber: www.okezone.com

Komentar