Durasi Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan Pembuluh Darah

Ilustrasi. (Dok: Toriau)Ilustrasi. (Dok: Toriau)

TitikNOL - Manfaat tidur untuk kesehatan fisik dan mental telah lama dipercaya. Tetapi, tidak semua tidur setara. Ada yang berkualitas, ada pula tidur lama tetapi kualitasnya buruk. Kualitas tidur yang buruk, yakni durasi tidur kurang dari 6 jam atau terbangun beberapa kali dalam semalam, berdampak negatif pada pengerasan pembuluh darah (arteri).

Kesimpulan penelitian tim dari Spanyol itu dipresentasika di Kongres European Society of Cardiology 2018, Jerman. Dalam penelitian, periset memantau kualitas dan kuantitas tidur 3.974 orang dewasa berusia setengah baya yang berada dalam kondisi sehat selama tujuh hari.

Untuk hasil optimal, periset menggunakan teknologi ultrasound untuk menilai arteri kaki dan leher pasien. Para peserta studi dibagi dalam lima kelompok berdasarkan lama waktu tidur. Hasilnya, peserta yang tidur dengan waktu yang sangat pendek berisiko tinggi mengalami ateroklerosis atau pengerasan arteri, dibandingkan mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam.

Meskipun penelitian ini menunjukkan hubungan antara tidur dan kesehatan arteri, Alan Ackermann, dokter ahli jantung, mengatakan riset ini hanya menunjukkan hubungan antara tidur dan kesehatan arteri. Jadi meskipun arteri yang mengeras terkait dengan waktu tidur, itu tidak berarti waktu tidur yang spesifik secara langsung menyebabkan efek ini.

Apalagi, jenis aterosklerosis yang dilaporkan tidak ditemukan pada arteri koroner yang memasok darah ke jantung. Mereka yang tidur paling sedikit memiliki risiko sindrom metabolik yang lebih tinggi, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Peserta dalam riset ini juga memiliki kemungkinan sleep apnea yang lebih tinggi. Kebiasaan tidur yang buruk karena alasan apapun akan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh secara umum, termasuk obesitas dan diabetes. Kedua penyakit ini menjadi penyumbang utama penyakit jantung.

Berita ini telah tayang di kompas.com, dengan judul: Kualitas Tidur Pengaruhi Kesehatan Pembuluh Darah

Komentar