Jum`at, 4 April 2025

Peneliti Keamanan Siber Temukan Celah di Jaringan Wifi, Peretas Bisa Hack Gawai Korban

Ilustrasi. (Dok: Tempo)
Ilustrasi. (Dok: Tempo)

TitikNOL - Peneliti keamanan siber menemukan celah keamanan yang memungkinkan peretas atau hacker untuk meretas melalui jaringan WiFi.

Celah keamanan ini ditemukan dalam desain standar protokol WiFi IEEE 802.11, yang memungkinkan penyerang mengelabui titik akses untuk membocorkan frame jaringan WiFi dalam bentuk plaintext.

Frame WiFi sendiri adalah wadah data yang terdiri dari header, muatan data, dan trailer, yang mencakup informasi seperti alamat MAC sumber dan tujuan, kontrol, dan data manajemen.

Frame-frame ini diurutkan dalam antrian dan ditransmisikan untuk menghindari tabrakan dan untuk memaksimalkan kinerja pertukaran data dengan memantau status sibuk atau idle dari titik-titik penerima.

Para peneliti menemukan bahwa antrian atau buffer frame tidak cukup terlindungi dari penjahat siber yang dapat memanipulasi transmisi data, spoofing klien, pengalihan frame, dan capturing.

"Serangan ini memiliki dampak yang luas karena mempengaruhi berbagai perangkat dan sistem operasi (Linux, FreeBSD, iOS, dan Android) dan karena dapat digunakan untuk membajak koneksi TCP atau mencegat trafik klien dan web," tulis makalah teknis dari Domien Schepers dan Aanjhan Ranganathan dari Northeastern University, serta Mathy Vanhoef dari imec-DistriNet, KU Leuven, seperti dikutip dari Bleeping Comuputer.

Para peneliti melaporkan model perangkat jaringan dari Lancom, Aruba, Cisco, Asus, dan D-Link diketahui terpengaruh oleh serangan ini.

Para peneliti memperingatkan serangan ini dapat digunakan untuk menyuntikkan konten berbahaya, seperti JavaScript ke dalam paket TCP.

"Penjahat dapat menggunakan server mereka sendiri yang terhubung ke Internet untuk menyuntikkan data ke dalam koneksi TCP ini dengan menyuntikkan paket TCP di luar jalur dengan alamat IP pengirim yang dipalsukan," kata para peneliti.

"Hal ini dapat, misalnya, disalahgunakan untuk mengirim kode JavaScript berbahaya kepada korban dalam koneksi HTTP biasa dengan tujuan untuk mengeksploitasi kerentanan pada peramban klien," lanjutnya.

Diretas lewat DNS

Selain metode tersebut, hacker juga dapat meretas perangkat dengan teknik bernama Server Nama Domain (DNS). Peretas dapat membobol keamanan Wi-Fi Anda dan berpotensi menyebabkan banyak kerugian.

Dikutip dari Fsecure, mereka bisa mengarahkan lalu lintas Anda ke situs web yang dijalankan oleh mereka, menyebabkan Anda tanpa disadari memberikan nomor kartu kredit atau kredensial login Anda kepada penjahat.

Untungnya, Anda bisa memeriksa apakah jaringan Anda aman dengan menggunakan layanan pemeriksa router online gratis dan berbasis web. Pastikan Anda memilih layanan dari merek keamanan dunia maya yang tepercaya dan bereputasi baik.












Berita ini telah tayang di cnnindonesia.com, dengan judul: Ada Celah di Jaringan WiFi, Peretas Bisa Hack Gawai Korban

Komentar