TitikNOL - Hampir di semua negara jumlah kematian ibu hamil sama. Beberapa jenisnya yaitu penyakit menular dan komplikasi.
National Health Mission (NHM) menyebutkan, sepanjang tahun ada sekira lebih dari 1.000 ibu hamil meninggal dunia. Sekira 55 persen, tempat tinggal mereka jauh dari fasilitas kesehatan, sehingga terlambat tertolong.
Disebutkan mereka, umumnya wanita hamil meninggal karena penyakit komplikasi menular. Seperti tuberkulosis, penyakit paru, jantung, hepatitis, dan lainnya.
Dr Anshuja Singla mengatakan, negara miskin banyak terdapat kematian ibu hamil. Biasanya mereka tinggalnya di pedesaan.
"Sulit bagi orang pedesaan yang tidak mengenal tenaga medis profesional, seperti ginekologi. Saat darurat, mereka juga tidak mendapat pertolongan yang cepat," ujar Singla.
Laporan studi menyebutkan, wanita hamil bergegas ke rumah sakit setelah enam jam pendarahan. Padahal seharusnya ditolong kurang dari waktu enam jam.
Belum lagi, kematian ibu hamil banyak karena infrastruktur wilayah yang kurang memadai. Seperti sanitasi buruk, kebersihan tidak terjamin, serta terjadinya malnutrisi sewaktu mengandung janin.
Pemerintah seharusnya dapat mencegah masalah ini. Karena angka mortalitas yang tinggi dapat menghambat bonus demografi. Demikian dilansir Timesofindia, Jumat (2/6/2017) Kemarin.
Berita ini telah tayang di okezone.com, dengan judul: Penyakit Terbanyak Penyebab Kematian Ibu Hamil
Gagal Nyalip, Pengendara Motor Tewas di Jalan Raya Cilegon-Anyer
Bos Sembako di Cilegon Jadi Korban Pembunuhan
Mantan Ketua KPK Sebut Ada Agenda Setting di Balik Kasus Warteg Saeni
Ini Alasan Gubernur Banten Tidak Hadir di Acara Seba Baduy
Operasi Patuh 2022, Satlantas Polresta Serang Kota Edukasi Pelajar Tentang Tertib Lalu Lintas
Peroleh 98 Poin, Manchester City Juara Liga Inggris
Polisi Beberkan Hasil Autopsi Korban Pembunuhan di Waringin Kurung
Baru 4 Hari Dirazia, Truk Angkut Pasir Basah di Lebak Kembali Lalu Lalang