TitikNOL - Setelah ditunggu-tunggu, Imlek atau Tahun Baru Cina akhirnya tiba juga. Jutaan orang di seluruh dunia berkumpul dengan keluarga, menyantap hidangan dan bermain kembang api untuk merayakan Imlek hari ini, Sabtu, 28 Januari 2017.
Menurut kalender Tiongkok, tahun ini merupakan tahun ayam jantan api. Perayaan ini tentunya tak terlepas dari tradisi-tradisi unik terkait persiapan menyambut tahun baru itu. Sebut saja mempersiapkan pakaian hingga makanan khas yang identik dengan lambang keberuntungan.
Selain itu, ada beberapa aturan yang boleh dan tak boleh dilakukan. Tradisi yang sudah berlangsung sekian lama hingga turun-temurun ini dipercaya dan dilakukan warga keturunan Tionghoa. Berikut beberapa ulasannya:
Menyalakan Kembang Api Kembang api tampaknya menjadi benda wajib yang harus ada di setiap perayaan Imlek. Selain memeriahkan perayaan, suara berisik kembang api juga dipercaya dapat mengusir roh jahat.
Memakan Sajian Pangsit Jiao Zi Ada beberapa alasan mengapa dumplings atau pangsit menjadi makanan populer yang harus dimakan saat Imlek. Pertama karena enak. Kedua, kata "jiao zi" ini memiliki arti "yang baru menggantikan yang lama". Serta ketiga adalah bentuknya yang menyerupai emas.
Membersihkan Rumah Membersihkan rumah tentunya menjadi hal wajib yang dilakukan setiap hari. Namun warga keturunan Tionghoa diharuskan membersihkan rumahnya sebelum malam perayaan Imlek (atau malam tanggal 27 Januari). Membersihkan rumah ini menjadi simbol untuk membuang hal buruk yang telah terkumpul tahun lalu.
Dilarang Mencuci dan Memotong Rambut Menurut tradisi, masyarakat Tionghoa harus menghindari mencuci rambut mereka saat hari-hari pertama tahun baru. Melakukan hal ini diyakini dapat menyapu keberuntungan mereka di tahun yang baru. Bahkan ada beberapa orang yang memilih tak mandi dengan alasan yang sama.
Dilarang Beli Buku Warga Tionghoa biasanya akan membeli buku jauh-jauh hari sebelum perayaan Imlek. Mereka dilarang membeli buku selama H+15 perayaan Imlek. Dilansir dari CNYhomepage, "shu" memiliki arti "kalah". Sehingga membeli buku di awal tahun baru dipercaya akan mendatangkan kerugian.
Sumber: www.wowkeren.com