Lewat Film 'The Last Barongsai', Rano Karno Kembali Berkarya

Para pemeran film The Last Barongsai. (Dok: tribunnews)
Para pemeran film The Last Barongsai. (Dok: tribunnews)

TitikNOL - Di tengah kesibukannya mengemban tugas sebagai Gubernur Banten, Rano Karno yang lebih dulu dikenal sebagai aktor pun diam-diam masih aktif berkarya.

Kala ditemui di Kopi Kalyan Jakarta, Rabu (21/12), Rano mengumumkan tentang film terbarunya yang akan dirilis pada Januari mendatang yakni The Last Barongsai. Dalam film itu Rano berperan sebagai produser eksekutif, dan juga turut menjadi salah satu pemeran pendukung.

"Kan tidak ada larangan [membuat film], kang Deddy saja masih main iklan, kebetulan kali ini saya menemukan kultur menarik di Tangerang yaitu China Benteng," ungkapnya.

The Last Barongsai merupakan film drama keluarga dengan balutan budaya Tionghoa peranakan yang ada di Indonesia, khususnya di Tangerang Banten. Film itu menggambarkan tentang sebuah keluarga yang berusaha mempertahankan tradisi dalam keluarga mereka yaitu tradisi barongsai dengan segala permasalahannya.

Tak hanya memaparkan perihal film terbarunya itu, Rano pun turut mengungkapkan dirinya sedang mempersiapkan kelanjutan kisah tokoh legendaris 'Si Doel' lewat film Si Doel the Movie.

"Karnos Film akan buat Si Doel ke depannya," ungkap Rano.

Kala ditanya lebih lanjut, Rano pun mengatakan bahwa film yang sangat ikonik dan melekat pada dirinya itu direncanakan akan mulai produksi pada tahun depan.

"Skenario sudah siap, pemainnya masih nanti dulu. Target tahun depan sudah produksi, kami sudah punya tim sendiri tinggal persiapan saja. Harusnya memang tahun ini syuting, tapi banyak pertimbangan, jadinya ditunda dulu," tutur Rano.

Diungkapkannya, mulanya rencana menggarap kisah 'Si Doel' kembali hanya ingin dibuat sebuah film televisi (FTV). "Tanggung, lebih baik sekalian film saja," katanya yang masih merahasiakan seperti apa cerita yang akan disuguhkannya.

Pria kelahiran 8 Oktober 1960 itu mengawali kariernya di dunia hiburan sejak masih berusia sembilan tahun. Saat itu, ia diajak ayahnya Soekarno M. Noer untuk membintangi film Lewat Tengah Malam.

Namanya mulai dikenal lewat film Si Doel Anak Betawi (1972) karya Sjuman Djaja yang diangkat dari cerita Aman Datoek Madjoindo. Dalam film itu, Rano berperan sebagai pemeran utama. Sejak itu, prestasinya pun mulai berkembang.

Selain bermain di sejumlah film, adalah peran di sinetron Si Doel Anak Sekolahan (RCTI, 1993-1997) yang melekat di dirinya. Peran Si Doel sendiri kemudian telah dimainkan hampir di beberapa seri, di antaranya Si Doel dan Teman-teman (RCTI, 1998), Si Doel Millenium (Indonesia, 2000), Si Doel 6 (Indonesiar, 2003), dan Si Doel Anak Gedongan (Indosiar, 2005-2006). Si Doel juga sempat diangkat ke Film Televisi berjudul Si Doel Anak Pinggiran yang ditayangkan di RCTI pada 2011.

Sumber: www.cnnindonesia.com

TAG film
Komentar