Curi Motor Santri, Tiga Warga Lampung Ditembak

Kapolsek Cikande Kompol Kosasih bersama personil reskrim saat menggelar ekspose kasus curanmor di Mapolsek Cikande, Kamis (29/11/2018). (Foto: TitikNOL)Kapolsek Cikande Kompol Kosasih bersama personil reskrim saat menggelar ekspose kasus curanmor di Mapolsek Cikande, Kamis (29/11/2018). (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Tiga pelaku curanmor spesialis motor parkiran, terkapar setelah dihujani tembakan petugas Unit Reskrim Polsek Cikande dalam sebuah penyergapan di sekitar Bendungan Pamarayan, Kabupaten Serang.

Ketiga tersangka yaitu Junaidi alias Yusuf (19), Irwan Efendi (26) dan YS (15), warga Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti motor Honda Beat A 3456 HJ, Honda Scoopy B 6537 GHS, Honda Beat B 4193 TUM dan Honda Supra X 125 B 4442 NM.

Kapolsek Cikande Kompol Kosasih mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan santri Ponpes Al Mu'awanah bernama Muhammad Uu Jamaludin (31), atas raibnya motor Honda Beat A 3456 HJ miliknya yang terparkir di halaman rumahnya di Kampung Kebon Jeruk, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang pada Minggu (25/11/2019) sekira pukul 19.30 WIB.

"Korban datang ke mapolsek sekitar pukul 20.00 WIB melaporkan peristiwa pencurian motor miliknya," ungkap Kapolsek saat menggelar ekspose di Mapolsek Cikande, Kamis (29/11/2018).

Berbekal informasi korban, tim reskrim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan motor bergerak ke arah Kecamatan Pamarayan. Mengetahui keberadaan sasarannya, pengejaran pun dilakukan dan para pelaku diketahui berada di sekitaran Bendungan Pamarayan.

"Dalam penyergapan ada 4 orang yang dicurigai sebagai pelaku curanmor. Saat dilakukan penangkapan para tersangka berusaha melarikan diri meninggalkan motor yang mereka gunakan. Satu tersangka yaitu YS berhasil ditangkap setelah bagian kakinya terkena tembakan," terang Kapolsek didampingi Panit Reskrim Ipda Dadang Saefullah.

Warga yang mengetahui penangkapan itu, berupaya membantu petugas mencari tiga pelaku lainnya yang kabur. Sekitar 2 jam melakukan pencarian, petugas berhasil menemukan ketiga tersangka ketika bersembunyi di rumah kosong.

Saat akan ditangkap, para tersangka kembali berusaha melarikan diri. Karena tembakan peringatan tidak diindahkan, petugas kembali melakukan tindakan tegas.

"Tersangka Irwan dan Junaidi berhasil ditangkap setelah bagian kakinya dilumpuhkan dengan timah panas namun satu pelaku bernama Januar berhasil lolos dan masih kita cari," tegas Kapolsek.

Dalam pemeriksaan, dua tersangka mengakui sudah 16 kali melakukan aksi curanmor di wilayah Kabupaten Serang dan Tangerang. Sementara satu tersangka berinisial YS mengakui 5 kali ikut melakukan curanmor dan masih dalam tahap belajar dari seniornya.

"Tersangka Yogi masih tahap belajar dan mengaku 5 kali ikut untuk melihat cara rekannya mencuri motor. Dalam aksinya, para tersangka bisa mendapatkan 2 motor dalam sekali aksi," terang Kapolsek. (HR/TN3)

Komentar