Dua Narapidana Kendalikan Peredaran Narkoba, Ini Kata Kalapas Cilegon

Kepala Lapas Cilegon , Masjuno saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: TitikNOL)
Kepala Lapas Cilegon , Masjuno saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: TitikNOL)
CILEGON, TitikNOL – Satresnarkoba Polres Cilegon, beberapa waktu lalu telah menangkap dua orang pelaku pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Dua pelaku itu adalah Fabian dan Benny. Keduanya dikendalikan oleh penghuni Lapas Cilegon.

Penangkapan itu dilakukan di sebuah kontrakan milik Beny di wilayah Waringin Kurung, Kabupaten Serang. Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 35 gram.

Dua pelaku diperintah mengambil sabu-sabu kemudian diedarkan oleh dua orang berbeda yang merupakan penghuni Lapas Cilegon. Kedua penghuni Lapas Cilegon itu bernama Adi dan Lukman.

Untuk memastikan apakah itu nama asli atau bukan, polisi masih menelusuri identitas kedua penguhi Lapas yang berperan sebagai pengendali peredaran narkoba di wilayah Cilegon dan Serang.

Polisi juga akan berkoodinasi dengan otoritas Lapas Cilegon untuk mengembangkan kasus penyalahgunaan narkotika tersebut.
Kepala Lapas Cilegon, Masjuno, angkat bicara terkait adanya penghuni Lapas yang diduga terlibat jaringan peredaran narkoba.

"Saya masih harus mendefinisikan apa itu dikendalikan. Kalau melihat dari runut cerita iya, pelaku itu memang saling mengenal ketika sama-sama di dalam Lapas lalu kemudian tidak terbatas dalam komunikasi selama di Lapas, termasuk salah satunya memberikan akses nomor telepon. Nah ketika persoalan ini menjadi mencuat kamu dapat nomor telepon dari siapa ? itu yang lalu kemudian saya bilang tidak bisa dihindari. Makanya kita kesulitan juga untuk mendeteksi bahwa dia (narapidana-red) itu terlibat dalam pengendalian," ungkap Masjuno kepada awak media , Kamis (27/2/2020).

Masjuno mengungkapkan, dua penghuni Lapas Cilegon yang disebut terlibat dalam peredaran narkoba sudah pihaknya panggil untuk dimintai keterangan.

"Yang bersangkutan sudah kita panggil dan sudah kita mintai keterangan. Kita akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum yang lain untuk memberantas hal ini," ujarnya.

Tidak hanya kepada narapidana, Masjuno juga akan menindak tegas anak buahnya jika terlibat dalam peredaran narkoba di Lapas.

"Kalau ada anak buah saya yang terlibat narkoba pasti akan saya sikat, pasti itu," tegasnya.

Sementara ketika disinggung terkait adanya penggunaan alat komunikasi oleh narapidana di dalam Lapas, Masjuno tidak menampik itu.

"Saya tidak menutup kenyataan bahwa ada penggunaan-penggunaan ponsel dan lain sebagainya. Nah ini yang sedang kita dalami terus dan terus kita lakukan razia dapat kita sikat, dapat kita sikat.Tidak hanya pada ponsel, tapi barang terlarang lainnya juga," tukasnya. (Ardi/TN1).
Komentar