Ingin Kembalikan Kepercayaan Publik, Ini Pesan Kapolri Kepada Anggotanya

Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo saat menyaksikan Video Conference sambutan Kapolri yang dilaksanakan di ruang vicon Polda Banten. (Foto: TitiKNOL)Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo saat menyaksikan Video Conference sambutan Kapolri yang dilaksanakan di ruang vicon Polda Banten. (Foto: TitiKNOL)

SERANG, TitikNOL - Masih maraknya budaya koruptif di tubuh Kepolisian di Indonesia, membuat Mabes Polri terus bereaksi. Bahkan, mereka menekankan kepada seluruh anggota untuk menghilangkan budaya tersebut, dengan tidak pilih kasih dalam melayani masyarakat.

Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian memyampaikan dalam video telecomfren di Polda Banten, untuk melaunching e-Tilang, Surat Ijin Mengemudi (SIM) online dan e-Samsat, praktik calo selalu menunjukan budaya koruptif yang tinggi.

"Pelayanan publik yang paling disoroti, calo-calo masih banyak. Ini masih jadi masalah," kata Jendral Pol Tito, Jumat (15/12/2016).

Ia melanjutkan, kultur budaya koruptif tersebut, membuat kepercayaan masyarakat kepada Polri menurun. "Ini adalah problema, perlu dicarikan solusi," ujarnya.

Tito pun menegaskan kepada seluruh anggota polisi di Indonesia untuk tidak menghilangkan etika dan norma-norma dalam memberikan pelayanan masyarakat.

"Anggota tidak boleh pilih kasih, jangan sampai kalau keluarga Kapolres ditangani cepat sementara yang tidak kenal dilayani lambat. Ini jangan sampai terjadi,” tegasnya. (Meghat/Rif)

Komentar