Ini Kata Kapolres Cilegon Soal Beredarnya Kabar Anggota Polairud Diduga Tembak Anak di Merak 

Ilustrasi (Dok. Pixabay)
Ilustrasi (Dok. Pixabay)

CILEGON, TitikNOL - Adanya kabar penembakan yang diduga dilakukan anggota Polairud di Kecamatan Pulomerak kepada anaknya, dibantah oleh Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryoni.

"Tidak benar ada peristiwa anggota Polairud menembak anaknya karena permasalahan keluarga dengan senpi dinas," ungkap Kapolres saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/2/2022).

Namun, Kapolres tidak membantah adanya kejadian yang melibatkan bapak dan anak tersebut.

"Dari informasi awal yang telah dikumpulkan, peristiwa bersifat kecelakaan, tidak ada unsur kesengajaan, karena ketidaktahuan atas suatu benda temuan, dimana benda tersebur ternyata dapat menimbulkan ledakan, diidentifkasi berupa pen-gun, berbentuk seperti pulpen," katanya.

"Alhamdulilah sang anak, berusia 16 tahun, saat ini dalam keadaan stabil pasca penanganan luka pada perut, namun belum dapat dimintai keterangan karena terinfeksi Covid-19," lanjutnya.

Saat ini Polres Cilegon sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, korban yang mengalami luka di perut saat ini masih mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon. (Ardi/TN3).

Komentar