Keluarga Bantah Wali Kota Cilegon Kena OTT KPK

Juru bicara KPK Febri Diansyah saat diwawancarai wartawan. (Dok: net)
Juru bicara KPK Febri Diansyah saat diwawancarai wartawan. (Dok: net)


SERANG, TitikNOL - Keluarga Wali Kota Cilegon membantah, jika Tb Iman Ariyadi terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam kasus dugaan suap perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon.

Kakak kandung Tb Iman, Ati Marliati menuturkan, pada saat OTT, Iman sedang berada bersamanya di Jakarta.

“Ada beberapa hal yang harus kita luruskan, apakah betul pak wali kena OTT atau enggak. Karena pak wali saat kejadian sedang bersama saya di Jakarta,” kata Ati, yang menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon, saat menggelar konferensi pers di kantor Pemkot Cilegon, Sabtu (23/9/2017).

Namun Ati tidak membantah, jika KPK melakukan OTT kepada sejumlah pejabat di Pemkot Cilegon.

“Saat di Jakarta di telepon KPK meminta pak wali untuk datang ke kantor KPK untuk dimintai keterangan. Sebagai kepala daerah dan warga negara yang baik, pak wali datang,” ungkapnya.

Saat ditanya keperluan apa Tb Iman berada di Jakarta, Ati tidak menjelaskan soal itu. Ati juga mengaku jika pihak keluarga masih menunggu kabar dari KPK.

"Enggak usah tau lah soal itu. Lalu apa masalahnya? Sampai sekarang kami masih menunggu,” pungkasnya. (Gat/red)

TAG ottkpk
Komentar
Tag Terkait