Minggu, 14 Juli 2024

Kepergok Curi Motor, Dua Pemuda Ini Jadi Bulan-Bulanan Warga

Dua pelaku pencuri motor saat diamankan di Polsek Curug Kota Serang. (Foto: TitikNOL)
Dua pelaku pencuri motor saat diamankan di Polsek Curug Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Dua pelaku pencuri kendaraan motor yakni AA warga Kabupaten Pandeglang dan ZA warga Lampung, kepergok mencuri motor di kampung Sarongge, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang. Pelaku pun menjadi bulan-bulan warga sekitar hingga babak belur.

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan para pelaku dari amukan warga. Namun, kondisi pelaku sudah babak belur dihajar warga sekitar.

"Kejadian kemarin, pukul 17.00 WIB, kami kerjasama dengan warga sekitar, pelaku kepergok saat hendak mencuri," kata Kapolsek Curug AKP Dedi, Jumat (29/1/2021).

Dedi menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua pelaku dari Pandeglang hendak menuju Kota Serang, sembari menyisir target rumah yang sepi untuk melakukan aksi pencurian kendaraan motor.

"Saat di lokasi kejadian, pelaku melihat salah satu rumah sepi dan ada motor terparkir di garasi rumah yang tidak ada pemiliknya. Namun, ternyata saat sudah mengeluarkan kunci T, keluarga pemilik motor melihat pelaku hendak mencuri dan berteriak lah," jelasnya.

Pelaku ZA langsung kabur dan dikejar oleh warga sekitar yang mendengar teriakan korban. Sementara pelaku AA juga ikut kabur namun berhasil ditangkap saat menuju jalan buntu.

"ZA langsung dikejar warga dan tertangkap, AA ditangkap saat menuju jalan buntu. saat diperiksa para pelaku mengaku baru melakukan aksinya dua kali," tegasnya.

Polisi pun mengamankan barang bukti kunci leter T, satu unit Honda Beat warna putih A 4365 DB milik korban dan Honda beat warna hitam A 5762 JR milik pelaku yang digunakan dalam aksinya.

Sementara itu, pelaku ZA mengaku baru tiba di Banten pada pekan lalu dan baru melakukan aksinya dua kali. Ia pun langsung menjual barang curiannya ke pencuri motor lainnya dengan harga Rp2 juta.

"Baru tiba di sini Selasa lalu, baru dua kali di sini sebelumnya pernah kerja di Jakarta tapi sudah berhenti, terus ke sini ketemu teman. Hasil curian dijual buat kebutuhan sehari-hari," singkatnya. (Gat/TN1)

Komentar