PT. Sinoma di Bayah Ditengarai Gunakan Puluhan Motor Bodong

Puluhan kendaraan bermotor roda dua yang ditengarai bodong yang terparkir di salah satu area PT Sinoma. (Foto: TitikNOL)Puluhan kendaraan bermotor roda dua yang ditengarai bodong yang terparkir di salah satu area PT Sinoma. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - PT. Sinoma Engeenering Indonesia, perusahaan mitra PT Cemindo Gemilang, perusahaan Semen Merah Putih yang berlokasi di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak kembali disorot.

Pasalnya, perusahaan tersebut ditengarai menggunakan puluhan motor bodong alias tanpa dilengkapi dokumen surat - surat kendaraan dan diduga hasil curian, untuk operasional di perusahaan itu.

"Hasil pengamatan saya ada bisnis gelap jual beli motor bodong di dalam kawasan perusahaan, motor itu digunakan karyawan PT. Sinoma yang bekerja di line dua pembangunan pabrik semen di Kecamatan Bayah," ujar Asep Pahrudin, salah satu aktivis di Banten Selatan, saat diwawancarai TitikNOL, Senin (1/4/2019).

Menurut Asep, jumlah motor yang diduga bodong tersebut ada sekitar puluhan unit.

"Kalau pagi sampai sore oleh mereka (karyawan, red) dibawa ke tempat kerjanya, tapi kalau malam berjejer dan terparkir. Terakhir saya lihat tadi pagi," tambahnya.

Asep juga menyesalkan kondisi itu terkesan dibiarkan oleh aparat setempat padahal sudah berlangsung lama.

"Kalau masyarakat memiliki motor bodong kan bisa dipidana sebagai penadah, sedangkan kok ini tidak ditangkapin dan dibiarkan saja," imbuhnya.

Terpisah, Aiptu Abdul Wahab, Kanit Reskrim Polsek Bayah saat dihubungi TitikNOL mengaku belum mengetahui hal tersebut.

"Saya kurang tahu, saya lagi ngurusin anak dulu yang sedang sakit. Silahkan konfirmasi ke pak Kapolsek saja yah," kata Abdul Wahab.

Hingga berita ini dilansir, TitikNOL belum melakukan konfirmasi kepada pihak management PT. Sinoma Engeenering Indonesia selaku main kontraktor PT. Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah. (Gun/TN1)

Komentar