Warga Aceh Diamankan Polres Lebak Karena Miliki Ribuan Butir Obat Keras

Pelaku pemilik obat tanpa izin edar yang diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lebak. (Foto: TitikNOL)
Pelaku pemilik obat tanpa izin edar yang diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lebak, berhasil mengamankan ribuan obat tanpa Izin edar di sebuah Kontrakan yang berlokasi di Kampung Pasir Sukarayat, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana melalui Kasat Resnarkoba AKP Ilman Robiana, membenarkan kejadian tersebut. Pelaku MF (22) diamankan beserta barang bukti.

"Ya benar, jajaran Satresnarkoba Polres Lebak telah mengamankan
barang bukti berupa 1.121 butir obat merek Hexymer, 1 Handphone merek realme 5 pro warna biru dan uang 25.000 dari Tersangka inisial MF alamat Kampung Paluh Mambu, Kecamatan Hitam, Kabupaten Aceh utara," ujar Kasat Narkoba kepada wartawan, Selasa (26/1/2021).

Ilman mengungkap, kronologis kejadian berawal dari penangkapan MF pada minggu (24 /1/2021) sekira jam 01.30 WIB di pinggir jalan raya di Kampung Kaduagung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

Saat ditangkap sambung Ilman, ditemukan obat berwarna kuning merk Hexymer sebanyak 90 butir di lipatan celana pelaku.

"Kemudian dilakukan interogasi dan penggeledahan ke kontrakan dan petugas mendapati obat warna kuning merk Hexymer sebanyak 1.031 butir yang disimpan di lemari kontrakan pelaku. Saat ini pelaku diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh Petugas Satresnarkoba Polres Lebak," lanjutnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan kasus penyalahgunaan sediaan farmasi sebagaimana diatur dalam pasal 196 jo pasal 197 UU no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1.500.000.000.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar bersama - sama ikut aktif dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Lebak," tutupnya. (Zal/TN1)

Komentar