TitikNOL - Cedera lutut kanan membuat Nitya Krishinda Maheswari harus beristirat panjang selama enam bulan pasca operasinya di bulan Desember 2016 lalu. Selama masa perawatan Nitya, PBSI memutuskan untuk sementara Greysia berpasangan dengan Rosyita Eka Putri Sari.
“Nitya akan siap bermain di level terbaik sekitar enam bulan tapi kalau untuk latihan dua sampai tiga bulan sudah bisa latihan. Nantinya Greysia kemungkinan saya persiapkan bermain dengan Rosyita.” ucap Eng Hian.
Pasangan Greysia/Rosyita akan dimulai di ajang Thailand Masters pada 7-12 Februari 2017 mendatang. Eng Hian, yang kembali dipercaya PBSI menangani atlet ganda putri, mengaku belum akan memberikan target tapi optimis bila Greysia/Rosyita bisa bersaing di peta persaingan ganda putri dunia.
“Turnamen pertama di Thailand. Tapi saya belum akan targetkan apa-apa karena kalau awal-awal gini biasanya saya lihat performancenya dulu, nanti turnamen berikutnya baru kita lihat sejauh mana evaluasinya. Kalau masalah teknis mungkin lebih gampang, kalau untuk non teknis, komunikasi yang harus keluar dari kemistri mereka berdua,” kata Eng Hian.
“Saya lihat sehari-hari mereka sering latihan bareng, latih tanding bersama-sama dan tipikal mereka baik Greysia dan Rosyita ada peluang untuk jadi pemain top dunia. Tapi ini kan hanya secara teknis, tapi untuk menuju itu ada banyak hal, mungkin nanti Rosyita yang akan lebih beban atau seperti apa jadi kita lihat saja nanti,” tambah Eng Hian.
Sementara Della Destiara Haris yang ditinggal Rosyita akan berduet dengan pemain baru Apriani Rahayu. Seperti Greysia/Rosyita, duet Della/Apriani akan berlaga juga di Thailand Masters.
Sumber: www.bulutangkis.com