SERANG, TitikNOL - Wali kota Serang Syafrudin, akan mengevaluasi kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang.
Hal itu dilakukan, untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait tiga Puskesmas Pembantu yang terbengkalai dan tidak melakukan pelayanan kesehatan. Terlebih, kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Tiga Puskesmas Pembantu itu diantaranya terletak di Komplek RSS Pemda dan Ciranak Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya serta di Karangantu, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen.
"Saya akan evaluasi," katanya saat ditemui usai penyuluhan kepada masyarakat, Kamis (23/01/2020).
Baca juga: Tiga Tahun Tidak Ada Pelayanan, Warga Minta Pustu di Karangantu Difungsikan
Ia mengatakan, keberadaan Puskesmas Pembantu di Karangantu dinilai tidak strategis. Alasannya, hingga saat ini belum ada penyelesaian sengketa lahan dengan warga.
"Kalau Pustu hanya salah satu OPD. Pustu itu tidak strategis rentan kendalinya tidak bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Tanahnya menjadi masalah," terangnya.
Ia mengaku akan mengkaji ulang terkait masalah terbengkalainya tiga Puskesmas Pembantu tersebut. Apabila fasilitas kesehatannya memadai, maka pihaknya akan mengintruksikan kepada Dinkes untuk mengoperasikan kembali layanan kesehatan di tiap Puskesmas Pembantu.
"Kalau minta di operasikan akan kami instruksikan dinkes untuk diisi," tukasnya. (Son/TN1)