Sabtu, 20 Juli 2024

50 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Kota Serang, Didominasi Kekerasan Seksual

Kepala DP3AKB Kota Serang Anton Gunawan. (Foto: TitikNOL)
Kepala DP3AKB Kota Serang Anton Gunawan. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang menyebutkan ada 50 kasus kekerasan pada anak terjadi di Kota Serang.

Kepala DP3AKB Kota Serang Anton Gunawan mengatakan data kasus itu dari Januari hingga September ini, dan didominasi oleh kekerasa seksual para anak.

“Dari awal tahun sampai bulan september ini sudah 50-an kekerasan terhadap anak. Ini didominasi oleh kekerasan seksual terhadap anak. Perlu dukungan kita semua, terutama dari keluarga,” kata Anton kepada wartawan ditemui dalam acara peringatan hari anak ke 39, di salah satu cafe di Kota Serang, Selasa (5/9/2023).

Menurut Anton, kasus kekerasan pada anak ini sudah tergolong cukup tinggi, karena data tahun 2022 itu ada 65 kasus.”September saja sudah 50, padahal kemarin tahun 2022 sampai akhir tahun hanya 65 kasus, sekarang mau sampai bulan Desember ini hampir sudah mendekati angka yang kemarin,” lanjutnya.

Pihaknya juga terus bergerak melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah dan orang tua terkait tinggi kasus ini, dan juga memberikan edukasi dalam rangka pencegahan terjadinya korban kekerasan pada anak terutama kekerasan seksual.

“Intinya bahwa kita bergerak terus untuk edukasi ke sekolah-sekolah, kepada orangtua wali terkait kasus yang ada ini. Jadi kalau ke sekolah kita mudah-mudahan bisa menghentikan rantai kasus (kekerasan seksual terhadap anak) terutama sekolah ini banyak korban anak laki-laki di SD dan SMP yang sodomi,” sambungnya.

DP3AKB Kota Serang juga, tegas Anton gerus berusaha memutus mata rantai kekerasa seksual dimana korbannya ini pada anak-anak dibawah umur.

“Setelah disodomi mereka menyodomi lagi. Ini kita berupaya untuk menghentikan rantai kasus ini dengan memberikan edukasi kepada sekolah-sekolah. Kalau penangnannya tim sudah maksimal, semua akibat dari dampak korban dari kekerasan sudah kita tangani, yang perlu ke medis, psikiater, rumah aman sudah kita sediakan,” tegasnya.

Untuk 50 Kasus tersebut saat ini sudah dalam pendampingan DP3AKB Kota Serang dirumah aman, dan meski juga dikembalikan ke keluarga akan terus dilakukan pemantauan.

“Rata-rata ke rumah aman ini mereka hanya satu hari saja. Intinya bahwa di rumah itu kondusif, dan kita pantau itu. Yang merasa aman di rumah tetap kita pantau, apabila yang merasa di rumah tidak aman maka kita akan hubungi keluarga dam kita jemput kembali,” pungkasnya. (TN)

Komentar