APBD Pemprov Banten Direfocusing Rp84 Miliar

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti. (Foto: TitikNOL)
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten tahun 2021 direfocusing untuk penanganan pandemi Covid-19. Kebijakan itu sebagai upaya menekan angka kasus terkonfirmasi positif.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, dana yang direfocusing pada bidang Dana Alokasi Umum (DAU) dan pengurangan pada Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Karena ada pengurangan DAU saja ya sekitar Rp35,4 miliar dan pengurangan DAK, hampir sekitar Rp48 apa Rp49 miliar saja, di refocusing pertama itu. Iya DAU, DAK,"katanya saat ditemui di DPRD Banten, Selasa (23/3/2021).

Ia menyebutkan, ketentuan pelaksanaan refocusing tahun 2021 tertuang dalam Surat Edaran (SE) Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJKP).

"Refocusing ada. Refocusingini terkait dengan adanya PPKM Mikro kan, adanya surat edaran DJPK," terangnya.

Rina tidak merinci secara spesifik terkait kegunaan dana refocusing tersebut. Sebab, pihaknya nampak terburu-buru ingin pergi lantaran ada urusan lain. Mengingat saat diwawancara, Rina sambil menelpon sopirnya untuk segera menjemput.

"Sementara belum (program yang lain)," tuturnya sambil menaiki mobil dinasnya. (Son/TN1)

Komentar