Belasan Pejabat Pemprov Banten Diperiksa Inspektorat

pejabat Provinsi Banten diperiksa oleh Inspektorat, Senin (22/7/2019). (Foto: TitikNOL)pejabat Provinsi Banten diperiksa oleh Inspektorat, Senin (22/7/2019). (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Belasan pejabat Provinsi Banten yang terdiri dari kepala KCD Pendidikan, Kasubag TU Pendidikan, Kepala sekolah, Kabid di Dindikbud Banten, diperiksa oleh Inspektorat, Senin (22/7/2019).

Pemeriksaan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB di salah satu ruangan di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Para pejabat tersebut diperiksa, lantaran pergi ke luar negeri untuk mengikuti seminar di Malaysia tanpa seizin pimpinannya.

Kepala Inspektorat Provinsi Banten E. Kusmayadi, membenarkan soal pemeriksaan tersebut. Menurutnya, para ASN itu diperiksa karena sudah melanggar PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Iya (diperiksa, red), karena sudah melanggar PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin ASN," ujar Kusmayadi.

Baca juga: Ratusan ASN Pemprov Banten Diperiksa di Gedung Inspektorat

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin yang dikonfirmasi mengakui, pihaknya belum pernah memproses izin keberangkatan sejumlah pejabat Banten ke luar negeri untuk kepentingan pribadi.

“Dulu kalau nggak salah di antara mereka yang pergi ke luar negeri itu pernah mengajukan izin namun tidak kami proses. Setahu saya, belum ada izin dari Gubernur maupun BKD untuk mereka pergi berangkat ke luar negeri,” tegas Komarudin.

Seperti diketahui, data yang diperoleh wartawan, sejumlah pejabat Banten yang berangkat ke luar negeri yang diduga tanpa izin Pimpinan adalah Arisini (SMKN I Kota Tangerang), Endah R (SMKN 3 Kota Tangerang), Faturrohman (Kasubag TU KCD Pendidikan Kota Seragon), Asep Ubaidillah (Kasubag TU KCD Pendidikan Pandeglang), Fifin Rosliana (Kasie di Disnaker), Rudi Darmawan (Kasie di Bappeda), Arkani (Kabid Diksus Dindikbud), Nur Cholis (Staf Dindikbud), M. Zein (Plt. Kep SMKN 1 Anyer), Sunariyah (Kepsek SMKN Cinangka) dan Yan Junjung (Inspektorat Pembantu) di Inspektorat Banten. (Lib/TN1)

Komentar