Beredar TKA Tiongkok di Cilegon Terpapar Virus Corona, Kadinkes: Itu Hoax

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Arriadna memberikan keterangan kepada awak media terkait virus Corona. (Foto: TitikNOL)Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Arriadna memberikan keterangan kepada awak media terkait virus Corona. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL – Dinas Kesehatan Kota Cilegon memastikan, tidak ada Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di Kota Cilegon yang terpapar virus Corona. Warga pun diminta untuk tidak resah dengan beredarnya infomasi tersebut.

Dikatakan Kepala Dinkes Kota Cilegon, Arriadna, pemberitaan yang menyebutkan ada TKA China yang bekerja di PT Wilmar di Bojonegara yang bermukim di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, yang didiga terinfeksi virus Corona itu adalah berita bohong alias hoax.

"Sampai sejauh ini kayaknya berita itu bukan berita benar, karena kalau perusahaan ada di wilayah Cilegon dan perusahaan punya dokter sudah saya kontak semua. Kalau ada yang datang, tugas mereka melakukan pengawasan sesuai dengan protap isolasi 14 hari harusnya," kata Arriadna kepada wartawan, Kamis (6/2/2020).

Arriadna mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Banten. Kabar itu dipastikan hoax, lantaran tidak ada bukti bahwa TKA itu terpapar virus Corona.

"Kasus yang diberitakan itu sejauh ini kita tidak mendapatkan cerita, baik dari Serangatau di Cilegon. Sejauh ini kita belum dapat laporan dari Dinas Kesehatan Serang bahwa ada TKA mereka yang terkena coronavirus," jelasnya.

Guna mengantisipasi penyebaran virus corona, Dinas Kesehatan Kota Cilegon sudah berkoordinasi rutin dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten dan Dinas Ketenagakerjaan. Ia pun meminta seluruh elemen dapat mengawasi dengan ketat kedatangan hingga keberadaan TKA yang ada di Cilegon.

"Saya juga minta Pak Kadisnaker untuk menyurati perusahaan agar mematuhi protap ini (isolasi 14 hari), karena protap ini adalah protap yang dikelaurkan oleh Kemenkes," imbuhnya. (Ardi/TN1).

Komentar