Bersama Industri, Pemkot Cilegon Adakan Mudik Gratis

Rapat persiapan dukungan mudik gratis bersama perwakilan sejumlah industri di Aula Setda II, Jumat (31/3/2023). (Foto: TitikNOL)
Rapat persiapan dukungan mudik gratis bersama perwakilan sejumlah industri di Aula Setda II, Jumat (31/3/2023). (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menggandeng sejumlah industri untuk program mudik gratis bagi masyarakat Cilegon.

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, mudik gratis tahun ini direncanakan mengalami penambahan jumlah bus daripada tahun lalu.

Ia menargetkan maksimal 30 bus yang berasal dari sejumlah industri dapat digunakan untuk mengantar masyarakat yang ingin pulang ke kampung halamannya saat Lebaran Idul Fitri 2023.

"Saya sampaikan bahwa tahun lalu kita 11 bus dalam jangka waktu persiapan 3 hari, sekarang cukup panjang persiapannya sehingga kami bisa tadi maksimal 30 bus minimal 20 bus," kata Helldy kepada wartawan usai rapat persiapan dukungan mudik gratis bersama perwakilan sejumlah industri di Aula Setda II, Jumat (31/3/2023).

Rencananya juga, kata Helldy, mudik gratis itu akan dibuat dua sesi pemberangkatan, yaitu pada 18 dan 19 April 2023.

"Sesi pertama tanggal 18 dengan bus PT Krakatau Steel kemungkinan besar ada 4 atau 5 bus, kemudian sesi kedua dari teman-teman industri lainnya yaitu tanggal 19," jelasnya.

Adapun daerah tujuan dari mudik gratis ini untuk daerah Jawa Barat antara lain Cirebon, Kuningan Bandung, Garut, Tasikmalaya, dan Banjar. Jawa Tengah dan DIY yaitu Tegal, Pekalongan, Semarang, Solo, Purwokerto, Wonosobo, dan Yogyakarta.

Kemudian untuk Jawa Timur yaitu Surabaya, Malang, dan Ngawi ditambah satu daerah di Sumatera yaitu Palembang.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Joko Purwanto menyampaikan bahwa pihaknya optimis mudik gratis tahun ini dapat terlaksana sesuai target yang telah direncanakan.

"Insya Allah kita optimis tercapai, kan maksimal 30 minimal 20. Kita akan segera bersurat kepada pihak-pihak industri mudah-mudahan ada respon yang baik," ujarnya.

Meski menggandeng sejumlah industri, Joko mengungkapkan bahwa keperluan mudik gratis ini tidak semua ditanggung oleh industri, melainkan melibatkan instansi lain termasuk BUMD Pemkot Cilegon.

"Contoh dari kendaraan industri, uang saku dari perbankan ada BJB, Mandiri, BNI dan lain-lain. Tadi Pak Wali Kota mengharapkan kaos itu dari BUMD kita, cuma kita harus komunikasikan dahulu," tuturnya. (Ardi/TN).

Komentar