Disnakertrans Kirim Bantuan Logistik ke Warga Korban Banjir di Lebak dan Serang

Penyaluran bantuan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang. (Foto: TitikNOL)
Penyaluran bantuan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang. (Foto: TitikNOL)

BANTEN, TitikNOL - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten, berikan bantuan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.

Pertama, Kepala Disnakertrans Al Hamidi beserta bawahannya menyambangi rumah-rumah warga yang terkena dampak banjir bandang dan tanah di Kecamatan Lebak Gedong dan Sajira, Kabupaten Lebak dengan membawa bantuan berupa logistik pada Rabu (8/1/2020).

Kemudian, Al Hamidi beserta rombongannya juga memberikan bantuan kepada warga terkena dampak banjir di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

"Nasi kotak 300 langsung ke warga di desa Sajira mekar, di posko Dinsos di dapur umum dan beberapa bantuan lainya," kata Al Hamidi kepada wartawan.

Selain makanan siap saji, pihaknya juga memberikan bantuan berupa bahan makanan yang akan dimasak di dapur umum, seperti telur ayam dan beras.

"Air mineral 45 dus, Pampers 15 dus, mie instan 16 dus, Pop Mie 18 dus, beras 8 karung, minyak goreng 15 botol, kopi dan kue 5 dus, gula 1 karung, telur 8 peti dan tepung 5 dus," ungkapnya.

Ia juga mengaku, bantuan yang disalurkan ke korban bencana banjir di Kabupaten Lebak lebih banyak ketimbang di Bojonegara, Kabupaten Serang. Mengingat, bencana di Lebak lebih parah ketimbang di Kabupaten Serang.

"Hampir sama bentuknya, namun jumlah berbeda, di Lebak kan ada dua tempat yang kita kasih, di Lebak Gedong sama Sajira," imbuhnya.

MenurutbAl Hamidi, bantuan tersebut atas kepedulian jajaran di Disnakertrans kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam di Banten.

"Kami (Disnakertrans) sangat prihatin melihat masyarakat yang terkena dampak bencana, akhirnya kami sepakat untuk terjun langsung memberikan bantuan itu," tukasnya.

Diketahui, Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Lebak menghabiskan 6 kecamatan 30 desa dengan jumlah korban 11.652 jiwa dari 2.913 kepala keluarga.

Bahkan menghancurkan 1.410 rumah rusak berat, 512 rusak ringan, 1.110 terendam, menghabiskan 30 jembatan dan 19 sekolah, juga menghabiskan nyawa sebanyak 10 orang.

Sedangkan untuk kabupaten Serang, banjir merendam 3 kecamatan 10 desa, 3.126 jiwa dari 1.009 kepala keluarga. 3 rumah rusak berat, 6 rusak sedang, 4 rusak ringan, 968 terendam banjir, beruntung dalam membacanya tersebut tidak memakan korban jiwa. (Lib/TN1)

Komentar