Dispar-PU Mulai Petakan Jalan Rusak Menuju Destinasi Wisata Banten

Ilustrasi jalan rusak. (Dok: bantenhits)
Ilustrasi jalan rusak. (Dok: bantenhits)

SERANG, TitikNOL - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Banten untuk memetakan ruas jalan rusak menuju destinasi wisata.

Hal tersebut untuk menindaklanjuti arahan Kemenpar RI agar Banten melakukan penataan terhadap akses destinasi wisata.

"Saya sudah bicara dengan Pak Hadi (Kadis PU), untuk duduk bareng memetakan jalur yang kondisinya belum baik. Karena pariwisata itu selain kedekatan emosi dan jiwa, juga berpengaruh dengan kedekatan jarak. Artinya, harus bisa dijangkau secara cepat," kata Eneng.

Diakuinya masih banyak akses menuju destinasi wisata kurang baik. "Memang masih banyak yang rusak yang akhirnya sulit dijangkau. Ya minimal provinsi mengetahui jalan-jalan mana yang rusak walaupun itu jalan kewenangannya kabupaten/kota," katanya.

Eneng mengungkapkan, Kemenpar minta Banten untuk penataan destinasi, akses jalur darat dan cara memasarkan potensi pariwisata yang ada.

"Kita juga diminta meningkatkan pertumbuhannya 20 persen dari jumlah wisatawan nusantara (wisnus) dan mancanegara (wisman) pada 2015. Kondisi ini tentu saja harus ada upaya yang luar biasa, tidak bisa dilakukan secara biasa," tukasnya.

Data Dispar, jumlah kunjungan wisnus Banten pada 2015 sebanyak 14,5 juta dan Wisman 127 ribu.

Menurutnya, potensi destinasi Banten sangat melimpah, mulai dari wisata pantai, bahari, alam, budaya, kuliner hingga religi.

"Bahkan bisa juga di kita dijadikan destinasi kesehatan, misalnya wisata pijat barangkali. Kan seperti di Pekarungan itu banyak tempat pijat tradisional untuk kesehatan," imbuhnya.

Banten saat ini terus menggaungkan destinasi wisata andalan Banten yang diberi nama tujuh wonders of Banten, yaitu Banten Lama, Pantai Anyer-Carita, Pantai Sawarna, Tanjung Lesung, TNUK, Baduy dan Festival Cisadane. (Kuk/Rif)

Komentar