CILEGON, TitikNOL - Walikota Cilegon mendesak agar PT KAI mengusut dugaan adanya oknum pejabat PT KAI yang melakukan praktik sewa lahan di Cikuasa Bawah dan Cikuasa Atas. Namun sayangnya, pihak PT KAI membantah adanya oknum di internal instansinya.
"Tadi sudah saya minta kepada PT KAI untuk benahi para oknum itu. Tapi pihak PT KAI bilang tidak ada oknum di instansi mereka," ujar Iman usai pertemuan tertutup dengan PT KAI.
Baca juga: Oknum PT KAI Diduga Buka Praktik Sewa Lahan di Cikuasa, Cilegon
Padahal, Iman menilai pembenahan pada tubuh perusahaan plat merah itu penting. Sebab ulah para oknum tersebut membuat warem merajalela, juga bangunan liar di sejumlah titik jalur kereta api Kota Cilegon.
"Bukan hanya jalur ke arah Pulomerak, tapi juga ke arah Ciwandan. Harusnya kan pada jarak 12 meter tidak ada bangunan, tapi ini banyak sekali," katanya.
Selain itu, Iman pun minta PT KAI memerhatikan kondisi perlintasan kereta api. Ia menggarisbawahi pintu perlintasan kereta api di wilayah Kecamatan Citangkil. "Pintunya harus dipindahkan, karena posisinya malah menimbulkan gangguan lalu lintas," tuturnya. (quy)