DP3AKB Kota Serang Terkendala Anggaran untuk Sosialiasi Pencegahan

Ilustrasi. (Dok: Radarcirebon)
Ilustrasi. (Dok: Radarcirebon)

SERANG, TitikNOL - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang menyebutkan ada 50 kasus kekerasan pada anak terjadi di Kota Serang.

Kepala DP3AKB Kota Serang Anton Gunawan mengatakan data kasus itu dari Januari hingga September ini, dan didominasi oleh kekerasa seksual para anak.

Kadus kekerasan pada anak ini sudah tergolong cukup tinggi, karena dibandingkan data tahun 2022 itu ada 65 kasus. Dan ini baru memasuki September sudah 50 kasus.

Pihaknya juga terus bergerak melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah dan orang tua terkait tinggi kasus ini, dan juga memberikan edukasi dalam rangka pencegahan terjadinya korban kekerasan pada anak terutama kekerasan seksual.

“Kendala kita itu edukasi hampir sebagian besar tanpa anggaran. Kita melihat waktu-waktu yang sekolah kumpul di hari Senin memanfaatkan itu,” kata Anton.

Meski begitu, Anton menegaskan pihaknya akan semampu mungkin melakukan sosialisasi untuk pencegahan ini terutama di lingkungan sekolah.

“Dan agenda Pemkot Serang setiap bulan 1 hari Senin itu dipakai untuk apel di lingkungan sekolah, kita gabung di sana untuk memberikan edukasi. Artinya selama anggaran ini tidak ada, kita akan terus melakukan edukasi semampu kita,” pungkasnya. (TN)

Komentar