JAKARTA, TitikNOL – Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana, menyarankan agar pemerintah memiliki blue print atau road map zero accident (Tidak ada kecelakaan) dalam menangani kemacetan saat arus mudik lebaran. Pasalnya, kegiatan mudik lebaran sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia setiap tahun.
"Pemerintah sebenarnya memiliki visi cukup bagus, zero accident dan mengatasi kemacetan. Pemerintah harus membuat cetak biru soal zero accident dan mengatasi kemacetan," ujar Yudi Widiana saat dihubungi, Senin (11/7/2016).
Namun, politisi PKS itu menyesalkan ketidaksiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik lebaran 2016. Alasannya, saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) demgan Komisi V DPR RI, pemerintah tidak memiliki blue print soal mengatasi kemacetan dan kecelakaan.
"Tapi ternyata itu hanya omongan saja, tidak ada road map atau dokumen yang diberikan ke DPR," ungkapnya.
Ia berharap, jika pemerintah memiliki blue print soal zero accident dan persoalan mengatasi kemacetan arus mudik lebaran setiap tahunnya dapat lebih baik lagi.
"Persoalan mudik Ini jangan dijadikan rutintas pertahun saja tetapi tidak di benahi persoalan-persoalan yang ada," ungkapnya.
Sebelumnya, dalam arus mudik lebaran 2016 telah terjadi kemacetan parah tol Brebes Exit (Brexit) telah menimbulkan korban jiwa meninggal sebanyak 17 orang. (Bara/red)