Duh, Proyek Bandara Banten Selatan Dibatalkan

Ilustrasi proyek bandara. (Dok: tirto)
Ilustrasi proyek bandara. (Dok: tirto)

SERANG, TitikNOL - Satu lagi proyek strategis nasional (PSN) di Provinsi Banten dicoret. Sebelumnya, proyek LPG yang dilepas, kini pembangunan Bandara Banten Selatan (Bansel) di Kabupaten Pandeglang yang dihapus pemerintah. Alasannya, hingga waktu ditentukan progresnya lambat.

"(Alasannya) karena ketersediaan lahan (bandara) belum konkret, jadi terdelete," ujar Sekda Banten Ranta Soeharta, seusai apel instansional di Kantor DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (17/8/2017) kemarin.

Pihaknya juga belum bisa memastikan apakah proyek tersebut lanjut atau batal. "Nanti akan dibahas lagi. Pak Jokowi ini ingin cepat. Kalau lambat ya sudah dibelakangin dulu, buat yang baru yang sudah siap," tukasnya.

Baca juga: Fokus Dua Projek Nasional, Pemprov Banten Siapkan Dana Ratusan Miliar

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten, Hudaya Latuconsina menjelaskan, dicoretnya Bandara Bansel dari PSN karena tidak ada progres terkait lahan.

"Itu karena engga ada progres. Ketika penlok (penetapan lokasi) 2015 berakhir itu tidak ada progres pemperbaharui penlok. Sebab penloknya beda itu kan Kemenhub. Ketika akan diupayakan kembali melalui pendekatan ke Kementerian LHK yang menjanjikan 1.200 hektare, ternyata ini perlu FS (feasibility study) lagi, sehingga butuh waktu lagi. Akhirnya dikeluarkan dulu dari PSN," ungkapnya.

Meski demikian, sebagai gantinya pemerintah pusat menempatkan kawasan Industri Wilmar Group yang berlokasi di Kramatwatu, Kabupaten Serang sebagai PSN.

"Ini inisiasinya sebenarnya swasta, tetapi progresnya baik akhirnya itu dimasukkan dalam PSN di Banten," imbuhnya. (Kuk/red)

Komentar
Tag Terkait