Ekspose Bisnis Plan, PT PCM Tak Bisa Jawab Soal ‘Keuntungan’ Pelabuhan Warnasari

Pansus Penyertaan Modal Daerah dan Komisi III DPRD Kota Cilegon menggelar ekspose bisnis plan bersama jajaran direksi PT PCM di ruang rapat DPRD Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)Pansus Penyertaan Modal Daerah dan Komisi III DPRD Kota Cilegon menggelar ekspose bisnis plan bersama jajaran direksi PT PCM di ruang rapat DPRD Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL – Hari ini, Panitia Khusus (Pansus) Penyertaan Modal Daerah dan Komisi III DPRD Kota Cilegon menggelar ekspose bisnis plan dengan jajaran direksi PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), terkait rencana pembangunan Pelabuhan Warnasari.

Dalam ekspose tersebut, juga dihadiri Sekda Kota Cilegon Sari Suryati, Asda III Dana Sujaksani dan Kepala BPKAD Maman Maulidin.

Namun, dalam ekspose bisnis plan yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Cilegon itu, ada hal mengherankan. Di mana tidak ada satupun jajaran direksi PT PCM yang bisa menjawab pertanyaan dari para anggota dewan,terkait berapa besar kisaran jumlah deviden atau uang pendapatan yang masuk ke Pemkot Cilegon dari Pelabuhan Warnasari.

"Tolong sampaikan dengan transparan berapa deviden yang kita (Pemkot Cilegon) dapat dari Pelabuhan Warnasari nanti," tanya Anggota Pansus Penyertaan Modal Daerah DPRD Kota Cilegon, Sofwan Marzuki.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Pansus Penyertaan Modal Daerah DPRD Kota Cilegon, Baihaki Sulaiman. "Kita pengen tahu berapa sih deviden yang akan diberikan PT PCM ke Pemkot Cilegon? Karena menurut kami ini penting diketahui," ucapnya.

Baca juga: Lahan Pelabuhan Warnasari Mulai Diuruk dan Dibersihkan Pemkot Cilegon

Sementara itu Direktur Utama PT PCM, Zamhari Hamid mengaku tidak bisa menjelaskan terkait berapa besar kisaran deviden.

"Saya belum bisa menjelaskan berapa deviden untuk Pemkot Cilegon, karena bisnis ini kan berubah-berubah dan tidak bisa dipastikan," ungkap Zamhari menanggapi pertanyaan para anggota dewan tersebut.

Seperti diketahui, PT PCM yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) telah menjalin bekerjasama dengan PT Bosowa Bandar Indonesia (BBI) untuk membangun Pelabuhan Warnasari diatas lahan seluas 10 hektar. Untuk komposisi saham sendiri PT PCM sebagai pemegang saham mayoritas yakni 51 persen, sedangkan PT Bosowa Bandar Indonesia, saham minoritas yakni 49 persen. (Ardi/Rif)

Komentar