SERANG, TitikNOL - Empat daerah di Provinsi Banten belum dapat menggelar vaksinasi booster atau lanjutan. Hal itu akibat dari capaian vaksinasi primer belum mencapai 70 persen dan capaian vaksinasi lansia belum 60 persen.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, masyarakat harus waspada terhadap penularan Covid-19 varian Omicron yang penyebarannya lebih cepat dari varian sebelumnya.
Untuk mengantisipasi penularan, pemerintah mulai gencar melakukan vaksinasi booster di daerah yang telah memenuhi syarat capaian vaksinasi. Namun khusus untuk lansia dan masyarakat rentan terpapar, masih dapat menerima vaksin booster di layanan kesehatan.
“Untuk meningkatkan imunitas, kita melakukan booster, vaksinasi dosis satu dan dua disebut primer, dosis ketiga disebut vaksinasi booster atau lanjutan,†katanya, Rabu (12/1/2022).
Baca juga: Empat Warga Tangsel Terpapar Covid-19 Varian Omicron
Ia menyebutkan, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, dan Kota Cilegon belum dapat menggelar vaksinasi booster untuk usia 18 tahun hingga 59 tahun. Sebab belum memenuhi syarat capaian dosis pertama dan dosis lansia.
“Masih ada beberapa kabupaten kota yang capaian dosis pertamanya mencapai 60 persen, namun lansianya masih di bawah 60 persen yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, dan Kota Cilegon,†ujarnya.
Baca juga: Ini Syarat Bagi Masyarakat yang Ingin Divaksin Booster Gratis
Ia menjelaskan, vaksinasi booster usia 18 tahun ke atas baru bisa diakses di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Serang lantaran sudah mencapai vaksinasi dosis pertama 70 persen, dosis lansia pertama 60 persen.
“Vaksinasi booster diutamakan untuk lansia, masyarakat rentan. Dimana pelaksanaan vaksinasi dapat mengakses secara gratis dan dapat langsung mengakses vaksin booster,†jelansya. (TN3)