Gubernur Banten Keukeuh Berobat Gratis Pakai KTP akan Dilanjutkan

Ilustrasi. (Dok: Pinoyofwnews)
Ilustrasi. (Dok: Pinoyofwnews)

SERANG, TitikNOL - Pemerintah Provinsi Banten akan tetap melanjutkan program berobat gratis hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), meski Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meminta agar program tersebut diintegrasikan dengan program jaminan kesehatan nasional (JKN).

Dikatakan Gubernur Banten Wahidin Halim, pihaknya akan tetap melaksanakan program kesehatan gratis hanya dengan KTP.

"Kita tetap mengintegrasikan, hanya persoalan yang belum dapat BPJS mau diapain? Kita setiap tahun mengeluarkan dana untuk BPJS, tapi masih ada yang belum tercover,” kata Gubernur, Senin (5/3/2018).

Baca juga: Program Berobat Gratis Pakai KTP Pemprov Banten Batal, Warga: Semoga Ada Solusi Lain

Wahidin punmengaku akan merealisasikan janji politiknya tersebut. Menurutnya, hal itu tidak menabrak aturan dan sudah sesuai aturan yang sudah ada.

“Ada yang tidak selalu diatur, kalau peraturan itu belum menyentuh ke masyarakat, ada kewajiban pemerintah daerah. Masa pemerintah tidak boleh bantu masyarakat miskin. Proses silakan terintegrasi, tidak masalah,” ungkapnya.

Perlu diketahui, sebelumnya program kesehatan gratis hanya dengan menggunakan KTP oleh Pemerintah Provinsi Banten tidak memiliki rujukan hukum.

Makanya, Pemprov diminta untuk mengintegrasikan program tersebut dalam program jaminan kesehatan nasional (JKN).

Hal itu tertuang dalam surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor JP.02.05/III/534/2018 tanggal 13 Februari 2018 perihal Koordinasi dan Konsultasi Program JKN.

Surat tersebut merupakan jawaban dari surat yang disampaikan Gubernur Banten Nomor 440/61-Dinkes/2018 tanggal 17 Januari 2018. (Gat/TN1)

Komentar