Hadapi Arus Mudik, Pemprov Gelar Rakor Pimpinan Daerah

Rapat koordinasi pimpinan daerah Banten dalam kesiapan menghadapi hari raya Idul Fitri 1 syawal 1438 H / 2017 M. (Foto: TitikNOL)
Rapat koordinasi pimpinan daerah Banten dalam kesiapan menghadapi hari raya Idul Fitri 1 syawal 1438 H / 2017 M. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - H-10 puncak arus mudik lebaran 2017, pemerintah Provinsi Banten gelar rapat kordinasi bersama kepala daerah di Banten, Polda Banten, TNI dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (15/6/2017).

Dalam rakor yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim ini, sejumlah kepala daerah menyampaikan kesiapan menghadapi lebaran 2017 dan arus mudik.

Wakil Bupati Serang Panji Tirtayasa misalnya. Dirinya menyampaikan soal peningkatkan pemudik sepeda motor di jalur arteri si Kabupaten Serang.

"Sejauh ini jalur di Kabupaten Serang dalam kondisi cukup baik. Tapi memang diprediksi akan ada pelonjakan pemudik sepeda motor melalui jalur arteri," kata Panji.

Kendati demikian, Panji mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk melakukan pengamanan di wilayah jalur mudik.

"Kita harus lebih tingkatkan pengamanan di jalan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Dafni mengatakan, untuk wilayah Tangsel diprediksi akan membludaknya aktivitas warga di titik-titik perbelanjaan.

"Kota Tangsel daerah asal arus mudik dan tujuan arus balik, akan ada aktivitas masyarakat meningkat khususnya di mall besar dan pasar-pasar tradisional yang diprediksi H-7," kata Benyamin.

Diprediksi, lanjut Benyamin, arus mudik terjadi pada 18 Juni dan diperkirakan puncak arus balik pada 1 Juli.

"Ada beberapa pusat kegiatan masyarakat keramaian warga. Ada empat pasar di Tangsel tentu ini perlu ada pengamanan dan pengkondisian untuk menghindari aktivitas yang membludak," pungkasnya. (Gat/red)

Komentar