Ini Cara Pemkot Cilegon Lestarikan Kebudayaan Tradisional

Walikota Cilegon, Edi Ariadi bersama para Pejabat Kota Cilegon saat mencoba bermain Enggrang di acara festival budaya lomba tradisional anak. (Foto:TitikNOL)Walikota Cilegon, Edi Ariadi bersama para Pejabat Kota Cilegon saat mencoba bermain Enggrang di acara festival budaya lomba tradisional anak. (Foto:TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Dalam rangkaian HUT Kota Cilegon ke-17, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar festival budaya lomba tradisional anak di depan Kantor Pemkot Cilegon, Kamis (28/4/2016). Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya yang nyaris terlupakan.

Kepala Disbudpar Kota Cilegon, Bukhori mengatakan, pada lomba permainan tradisional anak ini, diikuti sebanyak 600 peserta perwakilan dari delapan Kecamatan Se Kota Cilegon.

“Ada delapan perlombaan yang kita gelar.

Diantaranya, enggrang, boy-boyan, gobak sodor, bentengan, das-dasan, jingklongan, gatrik dan congklak. Pesertanya diikuti oleh tiap UPTD Pendidikan Se Kota Cilegon,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, salah satu kebijakan dalam pengembangan kebudayaan yakni upaya untuk menguatkan identitas dan kekayaan budaya lokal daerah yang bertujuan  untuk memperkenalkan, menguatkan dan mendorong kreativitas budaya masyarakat agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Cilegon, khususnya bagi anak-anak kita,” ucapnya. (Ar/red)

Komentar