Kakak Wali Kota Cilegon Tidak Nyalon Sekda, Ini Penjelasannya

Kepala Bappeda Cilegon, Ratu Ati Marliati. (Dok: bantenheadline)
Kepala Bappeda Cilegon, Ratu Ati Marliati. (Dok: bantenheadline)

BANDUNG, TitikNOL - Kepala Bappeda Cilegon Ratu Ati Marliati memutuskan untuk tidak ikut dalam seleksi sekda Pemkot Cilegon. Padahal, Ati yang kini menjadi Pelaksana Tugas (PLt) Sekda Cilegon sempat disebut-sebut sebagai calon kuat.

Terkait hal ini, Ati mengakui alasannya untuk tidak mendaftarkan diri. Menurut dia, itu karena dirinya ingin memberikan kesempatan kepada para pejabat lain.

"Kalau saya 'maruk', saya pasti ikut mendaftar. Tapi saya tidak begitu, lebih baik memberikan kesempatan kepada orang lain," ujarnya saat menjadi narasumber acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD II Golkar Cilegon, di sebuah hotel di Bandung, Sabtu (5/11/2016).

Baca juga: Tiga Peserta Lelang Sekda Cilegon Gugur, Inilah Penyebabnya

Ati juga mengatakan, menyadari risiko yang bisa dihadapi jika dirinya menjabat Sekda Cilegon. Ini terkait hubungan dirinya dengan Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi sebagai kakak kandung.

"Kalau saya jadi sekda, kerja benar saja pasti disebut salah. Apalagi nanti saya dituding KKN, iya kan," terangnya.

Menurut Ati, dirinya tidak terlalu menggebu-gebu dalam hal jabatan. Sebab tujuan dirinya berkarir di Pemkot Cilegon tidak lain agar bermanfaat demi masyarakat Cilegon.

"Banyak cara untuk bisa bermanfaat untuk Cilegon. Saya di Bappeda pun berusaha bermanfaat untuk masyarakat Cilegon," tuturnya. (Quy)

Komentar