SERANG, TitikNOL - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Opar Sohari enggan menjelaskan tentang pengembalian uang Rp6 miliar dari kasus penggelapan pajak di Samsat Kelapa Dua.
Bahkan, dia berkelit saat ditanyakan siapa orang yang telah mengembalikannya dan mekanisme pengembalian uang pajak yang 'dirampok' tersebut.
"Sekarang lagi di audit. Nanti ada lah (nilai pengembaliannya)," katanya sambil tersenyum menjawab pertanyaan awak media, usai melakukan rapat bersama DPRD Banten, Rabu (20/4/2022).
Baca juga: 'Perampokan' Uang di Samsat Kelapa Dua Dinilai Lalai Pengawasan, APH Diminta Tak Berpangku Tangan
Opar menyebutkan, saat ini kasus penggelapan pajak di Samsat Kelapa Dua sedang dalam audit Isnpektorat dan BPKP.
"Itu masih pengembangan di Inspektorat nanti. Udahlah itu lagi diaudit sama Inspektorat dan BPKP, itu saja," ujarnya.
Di sisi lain, ia mengaku tidak mengetahui terkait adanyak penggeledahan di Samsat Kelapa Dua yang dilakukan pihak kepolosian.
"Nggak tahu (informasi penggeledahan Samsat Kelapa Dua oleh polisi)," tuturnya. (TN3)
Air Sungai Meluap, Ratusan rumah di Kabupaten Serang terendam Banjir
Jalan Raya Cilegon - Anyer Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet 2 Kilometer
Prediksi Manchester City vs Bristol City yang Akan Berlaga 10 Januari 2018
Sungai Ciujung Meluap, Satu Desa di Kabupaten Serang Terendam Banjir
Klinik Diduga Ilegal Digerebek, Ternyata Pemiliknya Mantan Cleaning Service
Sungai Ciberang Meluap, Puluhan Rumah di Lebak Terendam Banjir
Area Sawah Ikut Tergusur Proyek Normalisasi Cibanten