Kesadaran Masyarakat Banten Soal Deteksi Dini Kanker Serviks Masih Rendah

Sejumlah warga menjalani proses wawancara sebelum IVA test di Sekretariat TP-PKK Banten di, DPM PTSP, KP3B, Kota Serang, Selasa (25/4/2017). (Foto: TitikNOL)Sejumlah warga menjalani proses wawancara sebelum IVA test di Sekretariat TP-PKK Banten di, DPM PTSP, KP3B, Kota Serang, Selasa (25/4/2017). (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Provinsi Banten menempati urutan ke 10 provinsi yang dinilai masih rendah kesadaran pencegahan kanker leher rahim (serviks) dan kanker payudara.

Hal itu disampaikan Hj Nurul Aini, selaku Wakil Ketua II Tim Pembina Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Banten, pada kegiatan Deteksi Dini Kanker Serviks/Kanker Payudara pemeriksaan IVA/Sadanis, di Sekretariat DPW PKK Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (25/4/2017).

"Banten itu termasuk 10 provinsi yang masih rendah daya serap pencegahan kanker serviks," ujarnya.

Oleh karena itu, TP PKK Banten bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar pemeriksaan IVA.

Kegiatan ini diikuti 300 peserta dari Kabupaten dan Kota Serang. Kegiatan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, Organisasi Aksi Solidaritas era Kabinet Kerja (Oase), dan Gerakan Masyarakat Hidup Serat (Germas). Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan TP-PKK Pusat Hj. Martati Amran Sulaiman, Kepala DP3AKB Banten Siti Maani Nina, dan narasumber dr. Fitria. (Kuk/Rif)

Komentar