KNPI Diminta Tidak Terjebak Perdebatan Soal Legalitas

Tokoh pemuda Kabupaten Lebak yang juga politisi partai Hanura, Eli Mulyadi. (Dok: penamerdeka)
Tokoh pemuda Kabupaten Lebak yang juga politisi partai Hanura, Eli Mulyadi. (Dok: penamerdeka)

LEBAK, TitikNOL – Kisruh soal legalitas kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak pasca digelarnya Musda ke XIV KNPI Lebak yang digelar kubu Ali Hanapiah di Hotel Mutiara, Kecamatan Kalanganyar, Sabtu (30/7/2016) kemarin, membuat sejumlah pihak angkat bicara.

Eli Mulyadi, tokoh pemuda Kabupaten Lebak yang juga politisi partai Hanura berharap, agar kedua kubu KNPI di Banten yakni kubu Ali Hanapiah dan kubu Arban W Tanto, tidak terjebak persoalan legalitas siapa yang sah dan tidak sah serta yang diakui dan tidak diakui.

"Untuk apa berdebat mempermasalahkan legalitas, siapa yang sah dan tidak sah. Kalau semuanya tidak bergerak kan tidak ada manfaatnya. Saya berharap kedua kubu di KNPI Banten tetap berjalan baik kubu A maupun kubu B sampai adanya rekonsiliasi kepengurusan di tingkat pusat," ujar Eli Mulyadi, Minggu (31/7/2016) saat menghubungi TitikNOL.

Menurut Eli, kedua kubu KNPI Banten semuanya harus berjalan demi kepentingan pemuda dan pembangunan di Banten. Sehingga, semua program KNPI bisa berjalan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat banyak.

"Waktu saya hadir di Musda KNPI Lebak, Saya kasih contoh di sana, di partai politik saja sempat ada terjadi dualisme kepemimpinan, toh akhirnya selesai. Apalagi organisasi kepemudaan, saya meyakini akan ada rekonsiliasi di tingkat pusat, jadi sebaiknya sekarang dua-duanya berjalan saja," tegas Eli.

Disinggung bila keduanya tetap menjalankan organisasi KNPI bersamaan, kemudian bagaimana soal mempertanggungjawabkan anggaran dari bantuan pemerintah, Eli Mulyadi mengatakan, hal tersebut dapat diberikan oleh pihak pemerintah kepada kedua kepengurusan KNPI asal jelas peng-SPjannya.

"Kan malah bagus bantuan keuangan itu bisa diserap, lalu dapat digunakan untuk kepentingan kepemudaan dan masyarakat. Sehingga, semua program KNPI bisa berjalan daripada sekarang berdebat soal legalitas, tapi tidak bergerak," kata Eli.

Seraya Eli menambahkan, lebih baik dua-duanya berjalan bersamaan, agar pemberdayaan dan kegiatan pemuda Banten semakin optimal. Daripada berselisih terkait kepengurusan yang sah atau tidak sah. (Gun/red)

TAG knpi
Komentar