Konstruksi Unit 9 dan 10 PLTU Suralaya Dimulai Juni Mendatang

Lokasi proyek Unit 9 dan 10 PLTU Suralaya. (Foto: TitikNOL)Lokasi proyek Unit 9 dan 10 PLTU Suralaya. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Pembangunan unit 9 dan 10 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya terus digenjot. Renacananya, pada Juni mendatang konstruksi PLTU Suralaya unit 9 dan 10 akan dimulai.

Koordintor Proyek Unit 9 dan 10 PLTU Suralaya Kardi Bin Kasiran mengatakan, tahap pertama berupa pematangan lahan untuk unit 9 dan 10 PLTU Suralaya telah selesai dilakukan pada 2018 lalu.

Pematangan lahan berupa pemotongan bukit dan perataan, serta reklamasi bibir pantai telah selesai dilakukan.

"Untuk 2019 ini, proyek konstruksi akan dimulai pada Juni mendatang,” kata Kardi ditemui di lokasi proyek PLTU Suralaya Unit 9 dan 10, Senin (11/2/2019) kemarin.

Dijelaskan Kardi, tahap kontsruksi unit 9 dan 10 PLTU Suralaya meliputi pembangunan gedung dan unit-unit yang lain.

Setelah pembangunan konstruksi selesai, akan baru dilanjutkan pembangunan instalasi kelistrikan.

“Pembangunan akan tuntas pada 2023. Sekitar 2023 baru operasional untuk unit 9 dan 10 PLTU Suralaya,” ujar dia.

Murut Kardi, saat ini baru pematangan lahan saja, atau sekitar 10 persen pembangunan. Secara pembiayaan, juga akan lebih mahal untuk pembangunan instalasi kelistrikan.

“Proyek ini kan proyek nasional menggunakan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional). Proyeknya juga padat modal dengan teknologi tinggi, Main contractor atau kontraktor utama perusahaan dari Korea PT Doosan dan PT Hutama Karya, itu ketentuan dari pusat yang ada di Jakarta. Tapi, nanti sub-contractor diharap ada dari perusahaan lokal,” katanya.

Perlu dikahui, untuk luas lahan pembangkit di unit 9 dan 10 PLTU Suralaya sekitar 70 hektar. Khusus untuk mesin kelistrikan sekitar 56 hektar. Ada sekitar 14 hektar untuk perkantoran dan ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar PLTU Suralaya. (Ardi/TN1).

TAG pltu
Komentar