LEBAK, TitikNOL - Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) Kabupaten Lebak memonitoring penyaluran beras yang diperuntukkan bagi warga miskin. Monitoring dilakukan KTP Lebak ke gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Malingping, Kabupaten Lebak di jalan simpang Malingping - Binuangen, Kamis (14/7/2016).
"Monitoring ke Bulog sudah lama menjadi agenda KTP, tapi baru kali ini kami lakukan. Kami ingin mengetahui berbagai hal, salah satunya terkait distribusi beras dari Bulog hingga sampai ke masyarakat penerima," ujar M Japar Toha, Kepala Bidang Pengawasan dan Monitoring pada kantor Komisi Transparansi dan Partisipasi Kabupaten Lebak kepada TitikNOL.
Selain itu, lanjut M Japar Toha, pihaknya pun meminta kepada pihak Bulog Divre Lebak - Pandeglang untuk meningkatkan kualitas beras dan melakukan pengecekan takaran beras sebelum disalurkan kepada masyarakat sebagai penerima.
"Ini penting, agar ke depan tidak ada lagi 'nyanyian' dari masyarakat soal kualitas buruk dan takaran susut," bebernya.
Menanggapi hal tersebut, Rizal, Kepala Gudang Bulog Kecamatan Malingping menegaskan bahwa Bulog pada prinsipnya sudah menjalankan tugasnya sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah dibaku.
"Kalaupun masih ada keluhan-keluhan, kami akan terus melakukan upaya perbaikan soal pelayanan kepada masyarakat. Maka kami minta kepada penerima melalui Kades di masing-masing desa, misalkan menurut penerima ada beras yang kurang baik kualitasnya, segera melaporkan kepada Bulog, kita akan ganti secepatnya," pungkas Rizal. (Gun/dd)