Minggu, 14 Juli 2024

Laka Odong-odong Tewaskan 9 Orang, Kemenhub Minta Pemkab Serang Segera Buat Pintu Perlintasan Kereta Api

Dirkes Ditjen Perkertapian Kementerian Perhubungan, Edi Nursalam. (Foto: TitikNOL)
Dirkes Ditjen Perkertapian Kementerian Perhubungan, Edi Nursalam. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Kementerian perhubungan (Kemenhub) minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang segera bangun pintu perlintasan kereat api.

Hal itu usai adanya tragedi kecelakaan lalu lintas odong-odong ditabrak kereta api. Akibatnya 9 orang tewas dalam kejadian itu.

Dirkes Ditjen Perkertapian Kementerian Perhubungan, Edi Nursalam mengatakan, harus ada tindakan nyata, khususnya Pemda Serang untuk mencegah pengguna jalan untuk menerobos.

"Saya minta segera dipasang rambu. Nggak mungkin ditutup karena ini urat nadi perekonomian masyarakat, mereka mau lewat mana? Serba salah. Kalau kita tutup lebih membahayakan dari sisi ekonomi," katanya saat meninjau lokasi kejadian, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Keluarga Korban Meninggal Kecelakaan Odong-odong Ditabrak Kereta Disantuni Rp50 Juta

Dengan kejadian ini, kata dia, Pemda Serang harus aktif mengusulkan pengadaan palang pintu perlintasan kereta api.

"Pemda lain sudah menganggarkan memasang pintu, menetapkan orang. Ini Pemda Serang belum tergerak, segera mengusulkan perizinan, rekomendasi sehingga bisa mengelola perlintasan," ungkapnya.

Untuk menunggu perizinan, sebaiknya Pemkab Serang memasang palang pintu agar peristiwa yang menelan korban tidak terjadi kembali.

"Bisa, sambil menunggu surat izin yang diajukan Bupati, ini harus dipasang palang pintu. Karena kalau nggak, akan memakan korban berikutnya," paparnya.

Baca juga: Odong-odong Merah di Serang Tertabrak Kereta, Sejumlah Penumpang Tergeletak

Selain itu, pihaknya berpesan kepada masyarakat agar menjaga palang pintu yang akan disediakan.

"Kalau masyarakat membutuhkan jalan ini, tolong dijaga, kalau nggak mau jaga berarti nggak butuh," tukasnya. (TN3)

Komentar