Lamban Tangani Penumpukan Sampah, Ini Alasan Pemkot Serang

Tumpukan sampah nampak berserakan hingga ke bahu jalan. (Dok: TitikNOL)Tumpukan sampah nampak berserakan hingga ke bahu jalan. (Dok: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Persoalan penumpukan sampah di sejumlah titik di Kota Serang kini tengah menjadi sorotan. Sejumlah warga mengeluh tidak cepat tanggapnya Pemkot Serang mengatasi persoalan sampah.

Menanggapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang mengaku pasrah atas banyaknya sampah menumpuk yang berada di beberapa titik di Kota Serang.

Kepala Seksi Pengelolaan Sampah DLH Kota Serang Bahrudin Salba mengatakan, lambannya Pemkot Serang dalam mengatasi sampah yang menumpuk, karena keterbatasan armada pengangkut sampah.

Selain itu, Bahrudin pun mengaku, persoalan keterbatasan anggaran menjadi kendala lain soal penananganan sampah.

"Kita itu sebenarnya bisa menangani sampah yang menumpuk jika kendaraan operasional kita tidak rusak. Total kendaraan yang ada 29 kendaraan namun yang beroperasi 18 sisanya rusak. Yang rusak itu kami sulit karena tidak ada anggaran untuk memperbaikinya," ungkapnya belum lama ini.

Bahrudin menjelaskan, anggaran pada Januari 2017 lalu sebesar Rp10 miliyar untuk penanganan sampah, sudah habis dan hanya bertahan 8 bulan. Sementara untuk biaya operasional hanya mengandalkan dari bantuan pihak lain.

"Anggaran pada bulan Januari kemarin sudah habis pada bulan agustus kemarin. Saat ini kami lagi mencari orang berduit buat bantu operasional," lanjutnya.

Menurut dia, dari jumlah volume sampah yang ada di Kota Serang dengan total 13 ribu meter kubik hanya terangkut 50 persen dan setiap hari hanya terangkut 650 kubik.

"Bayangkan saja volume sampah di Kota Serang itu 13 ribu hanya terangkut 50 persen, yang terangkut perhari hanya 650 meter kubik, terkendala di angkutan operasional," pungkasnya. (Gat/red)

Komentar