Menaker Lepas Tangan dengan Nasib Honorer K2

Menteri Ketenagakerjaan Hanif DhakiriMenteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri

JAKARTA, TitikNOL - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, kepastian para guru tenaga honorer kategori 2 (K2) yang melakukan aksi demo belakangan ini, menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Itu ranah kewenangannya guru segala macam atau semua guru maupun tenaga kependidikan itu mereka di bawah Kementerian Pendidikan," kata Hanif di Komplek Istana, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Hanif menyebutkan, kepastian pengangkatan pahlawan tanpa tanda jasa yang meminta untuk diangkat status kepegawaiannya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), harus atas rekomendasi Kemendikbud. Meskipun pengangkatan status ada di ranah Kementerian PANRB.

"Kalau soal promosinya itu ada di bawah Menpan RB. Saya kira Pak Mendikbud juga sudah memberikan jawaban," tukasnya.

Sekadar informasi, Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, aksi demo yang dilakukan tenaga honorer kategori 2 (K2) sejak Rabu 10 Februari lalu hingga saat ini lantaran tidak puas dengan kebijakan yang telah diterapkan oleh Kementerian PANRB yang dipimpin oleh Yuddy Chrisnandi.

Pratikno mengaku, saat ini telah menerima sembilan delegasi perwakilan tenaga honorer K2 yang berdemo di depan Istana Kepresidenan. Selain menuntut diangkat PNS, para tenaga honorer K2 yang melakukan aksi demo juga ingin bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan aspirasinya secara langsung.

Akan tetapi, kata Pratikno, hal tersebut untuk saat ini sulit direalisasikan mengingat jadwal kerja Presiden Jokowi beberapa hari ke depan sangat padat. (okz/red)

Komentar