Menteri Perindustrian Targetkan PT KOS Produksi Baja 10 Juta Ton Tahun 2020

Menteri Pendustrian Airlangga Hartarto didampingi Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi saat meninjau salah satu area PT KOS. (Foto: TitikNOL)
Menteri Pendustrian Airlangga Hartarto didampingi Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi saat meninjau salah satu area PT KOS. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TITIKNOL - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, meresmikan pabrik pengolahan baja PT Krakatau Osaka Steel (KOS) di Cilegon. PT KOS yang merupakan joint venture antara Osaka Steel Co. Ltd. Jepang, memiliki 80 persen saham. Sementara PT Krakatau Steel kemilikan sahamnya mencapai 20 persen.

Dalam kesempatan itu, Menteri Airlangga berharap, target perusahaan yang memproduksi 10 juta ton pada 2020 bisa tercapai.

PT KOS sendiri akan mampu memproduksi baja tulangan S50 yang diperuntukkan bagi pembangunan jalan tol dan perkeretaapian. Baja tulangan S50, merupakan baja yang memiliki ketebalan dengan diameter 50 milimeter.

‎"Kalau pabrik Krakatau Osaka Steel ini generasi berikut dari pabrik baja yang ada di Indonesia untuk pabrik yang longgar, kita sebut yang panjang besi beton. Dia bisa produksi bisa sampai 50, diameternya besar dan dia juga produksi dengan kapasitas 5 ribu ton," jelas Airlangga kepada wartawan, usai meninjau salah satu area pengolahan baja di PT KOS, Kamis (20/7/2017).

Airlangga berharap, dengan kapasitas produksi ‎500 ribu ton pertahun itu dapat memenuhi kebutuhan nasional terutama pembangunan infrastruktur yang tengah gencar dikebut oleh Presiden Joko Widodo.

"Tentu dengan produksi ini harapannya proyek infrastruktur bisa memanfaatkan baja dari Karakatau, Osaka Steel"‎ katanya.

"Target produksi tahun 2020 mendatang untuk konsumsi baja dalam negeri sebesar 10 juta ton pertahun. Hal itu dicanangkan dan ditargetkan terpenuhi pada tahun 2020 dengan penambahan pabrik-pabrik baru," tukasnya. (Ardi/red)

Komentar