CILEGON, TitikNOL - Admin atau operator website yang ada di semua Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, mendapatkan sosialisasi dari dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Sandi dan Statistik (DKISS) Kota Cilegon, Kamis (22/2/2018).
Sosialisasi yang digelar di Aula Inspektorat Pemkot Cilegon itu terkait peran website pemerintah sebagai media sarana jomunikasi Efektif.
"Ini memenuhi kewajiban kita dalam rangka menyediakan informasi publik, khususnya melalui portal atau website yang ada di setiap OPD," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Sandi dan Statistik Kota Cilegon, Achmad Jubaedi.
Jubaedi menjelaskan, sesuai dengan Undang-undang keterbukaan publik, bahwa informasi itu bisa disajikan melalui online atau website.
"Website yang ada di setiap OPD harus lebih aktif lagi seiring dengan adanya program-progam prioritas daerah yang ada di masing-masing OPD. Ini tentunya perlu sarana untuk kemudian bagaimana mengunggah atau menginformasikan kepada masyarakat melalui website yang kita punya," ungkapnya.
"Jadi intinya akan kita tingkatkan lagi kapasitasnya, kita optimalkan lagi, termasuk kita juga ingin mencoba bagaimana memberikan peningkatkan kompetensi untuk mampu menyajikan berita melalui website sesuai kaidah-kaidah jurnalistik. Ittu harapannya dalam sosialisasi ini," ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika, Sandi dan Statistik Kota Cilegon Ikoh Atikoh mengungkapkan, saat ini masih ada enam OPD yang belum mengoptimalkan website.
Enam OPD yang belum mengoptimalkan website itu adalah BPKAD, Disnaker, Dinsos, Badan Pengelolaan dan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ), Kesbangpol dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.
Ikoh mengungkapkan, OPD di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon semuanya sudah ada website, namun belum dioptimalkan secara baik.
"Kita tidak akan pernah berhenti kalau pun mereka masih ada yang agak vakum, tetap akan terus kita kejar. Kalau misalnya bulan ini tidak ada berita, selalu akan kita kontek. Itu sebenarnya sudah kita lakukan sejak tahun yang lalu," tukasnya. (Ardi/TN1).