P2TP2A Sebut Ada Dua Kasus Pembuangan Bayi di Kota Serang

Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A ) Kota Serang Ade Jumaiyah Syafrudin. (Foto: TitikNOL)
Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A ) Kota Serang Ade Jumaiyah Syafrudin. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A ) Kota Serang Ade Jumaiyah Syafrudin menyebutkan ada dua kasus pembuangan bayi di kota Serang disepanjang tahun 2019 ini.

Mirisnya lagi, pelaku pembuangan bayi itu dilakukan oleh pasangan yang masih remaja. Menurutnya, perbuatan tidak terpuji itu termasuk tindakan Kekerasan terhadap anak.

"Pembuangan bayi 2. Kecamatan Serang dan Kecamatan Taktakan. Pelakunya masih SMA orang Walantaka," katanya saat ditemui di Flamengo, Jumat, (29/11/2019).

Istri dari Walikota Serang itu mengatakan, berdasarkan catatan P2TP2A jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak itu ada 41 kasus di Kota Serang.

Dari jumlah yang ada, kasus tersebut didominasi di oleh pelecehan seksual dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDART).

"Yang banyak kasus seksual dibawah umur paud, SD, smp, SMA ada. Kalau yang lainnya pembuangan bayi 2. Kasus kdrt 3," ujarnya.

Untuk menurunkan angka tersebut, ia mengaku telah menggencarkan program sosialisasi bahaya seksual diluar nikah kepada sekolah-sekolah dan Ibu-ibu yang tergabung dalam Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

"Untuk mengurangi angka itu saya harus sosialisasi ke setiap sasaran. Pencegahan mah ke orangtua suapaya mendidik anak dan memperhatikan anak," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar